Diduga Dilecehkan di Tempat Ibadah, IRT di Palembang Lapor Tokoh Keagamaan

Siluet korban pelecehan--Freepik/freepik
RAKYATBENGKULU.COM – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, melaporkan dugaan pelecehan yang dialaminya saat menghadiri acara keagamaan di tempat ibadah Cu Kong Kong, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Insiden ini diduga terjadi pada Kamis malam, 5 Juni 2025, dan dilaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang pada Jumat, 13 Juni 2025.
Korban, Yanti (37), warga Jalan Suak Permai, Kecamatan Sukarami, didampingi kuasa hukumnya, Riza Faisal Ismed, SH, merasa martabatnya telah dilukai secara terbuka di depan umum.
“Kami melaporkan JN alias AJ atas dugaan perbuatan asusila yang diatur dalam Pasal 281 KUHP,” jelas Faisal, seraya menegaskan bahwa kliennya mengalami perbuatan tidak pantas di tengah acara keagamaan dikutip dari SUMEKS.CO.
BACA JUGA:Video Diduga Hina Bobby Nasution dan Keluarga, Relawan Lapor ke Polda
BACA JUGA:Samsung Galaxy F36 Siap Meluncur, Desain Stylish dan Performa Andal
Menurut keterangan Faisal, saat kejadian, Yanti tengah berada di lokasi untuk mengikuti ibadah.
Namun, secara mengejutkan, terlapor tiba-tiba naik ke panggung dan menyebut nama Yanti sambil memberikan komentar yang dinilai melecehkan.
Terlapor bahkan disebut membuka dua kancing bajunya sambil mengucapkan kalimat yang menyudutkan, diduga bernada seksual.
“Awalnya klien kami mengabaikan, namun terlapor mendekat dan menyatakan kalimat yang menjurus pada pelecehan. Saat klien kami tetap diam, terlapor malah mengatakan akan memeluknya,” ungkap Faisal.
BACA JUGA:Jemaah Haji Kloter Pertama Bengkulu Tiba Dini Hari, Disambut Penuh Haru dan Syukur
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Alokasikan Rp 2,5 Miliar untuk Pengadaan Laptop Guru SD dan SMP
Aksi ini bahkan disebut sempat terekam dalam video yang turut dijadikan bukti pelaporan.
Dalam rekaman tersebut, korban mengaku didorong dua kali, dan pada dorongan kedua bagian tubuhnya terkena di area dada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: