Pemprov Bengkulu Dorong Pengelolaan Limbah B3 Sebagai Sumber PAD Baru
Pengelolaan limbah B3 didorong Pemprov Bengkulu sebagai sumber PAD baru.--Media Center Pemprov Bengkulu/Rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berinovasi dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Salah satu langkah strategis yang kini tengah dikembangkan adalah melalui pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Langkah ini dinilai sebagai peluang baru yang dapat mendongkrak pendapatan daerah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian, Pemprov Bengkulu menaruh perhatian serius terhadap pemanfaatan sektor limbah B3.
Komitmen tersebut ditunjukkan dalam rapat sosialisasi pengelolaan limbah B3 yang dilaksanakan pada Kamis, 17 Juli 2025. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Mian dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bimex, Wawan Asri.
BACA JUGA:Program MBG Buka Lowongan untuk Masyarakat Miskin, 30 Persen Tenaga Kerja Diprioritaskan
BACA JUGA:Masih Nekat Langgar Jam Jualan, PKL di Jalan Sudirman Ditertibkan Paksa
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Mian menegaskan pentingnya hilirisasi limbah B3 agar bisa memberikan nilai tambah ekonomi bagi Bengkulu.
Menurutnya, pengelolaan limbah tidak hanya bertujuan mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga harus diarahkan untuk menghasilkan manfaat finansial bagi daerah.
"Pengelolaan limbah B3 harus berbasis hilirisasi yang bisa menghasilkan PAD. Dalam konteks ini, BUMD seperti PT Bimex harus menjadi ujung tombak untuk menggali potensi tersebut secara maksimal," jelas Mian di Ruang Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu.
Langkah konkret yang akan diambil adalah menjalin kolaborasi antara PT Bimex dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Yunus.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian, Pemprov Bengkulu menaruh perhatian serius terhadap pemanfaatan sektor limbah B3.--Media Center Pemprov Bengkulu/Rakyatbengkulu.com
BACA JUGA:Ternak di Lebong Masih Aman dari PMK, Peternak Diminta Tak Lengah Meski Vaksin Kosong
BACA JUGA:Lari Sehat Berhadiah Jutaan Rupiah! Daftarkan Diri Segera, Ikuti RB Run 2025
Kerja sama ini ditujukan untuk mengelola limbah medis secara profesional, aman, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

