Nama Pejabat Dicatut Penipu di Kaur, WhatsApp Jadi Senjata Baru
Kasat Reskrim Polres Kaur AKP Todo Rio Tambunan, S.Th, M.Th--Foto KORANRB.ID
RAKYATBENGKULU.COM - Gelombang penipuan berbasis digital kembali mengguncang Kabupaten Kaur.
Kali ini, para pelaku kejahatan siber menjalankan aksinya dengan menyamar sebagai pejabat-pejabat penting menggunakan akun WhatsApp palsu, menyasar tokoh masyarakat dan pejabat daerah.
Fenomena ini tidak lagi sebatas isapan jempol.
Sejumlah nama penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur dilaporkan telah dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab.
Di antara yang menjadi sasaran adalah Kajari Kaur Pofrizal SH, MH, Wakil Ketua I DPRD Kaur Herdian Safta Nugraha SH, Kapolres Kaur, hingga para kepala OPD dan tokoh publik lainnya.
BACA JUGA:Upaya Pencarian Terus Dilanjutkan, 10 Korban Kapal Wisata Masih Hilang di Perairan Bengkulu
BACA JUGA:Erupsi Beruntun Gunung Semeru: Letusan Capai 700 Meter, Warga Diminta Waspada
Yang terbaru, nama Kasat Reskrim Polres Kaur AKP Todo Rio Tambunan, S.Th, M.Th, turut digunakan dalam upaya penipuan berkedok permintaan bantuan keuangan melalui WhatsApp.
Perangkat digital yang seharusnya menjadi alat komunikasi resmi, kini menjadi celah empuk untuk melancarkan aksi kriminal.
"Sekarang modus penipuan pakai nama orang-orang penting ini marak dilakukan, termasuk nama saya digunakan untuk menghubungi salah satu kepala Dinas untuk meminta uang," ungkap Kasat.
Kapolres Kaur, AKBP Yuriko Fernanda SH, S.IK, MH, yang didampingi Kasat Reskrim, menyatakan keprihatinannya atas tren penipuan yang menyasar figur-figur publik tersebut.
BACA JUGA:Pengantin Pria Dibacok Jelang Akad, Dendam Lama Warnai Hari Bahagia di Palembang
BACA JUGA:Tragedi Kapal Wisata Pulau Tikus Tenggelam, Diduga 7 Korban Jiwa
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh jika dihubungi oleh nomor baru yang mengatasnamakan pejabat atau aparat penegak hukum, apalagi jika disertai permintaan uang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



