Antisipasi Virus Aedes Aegypti, Pemkab Kaur Ajak Warga Gencarkan Gerakan PSN Mandiri
Antisipasi Virus Aedes Aegypti, Pemkab Kaur Ajak Warga Gencarkan Gerakan PSN Mandiri--Foto KORANRB.ID
RAKYATBENGKULU.COM - Memasuki awal tahun 2026, Provinsi Bengkulu mulai dikepung cuaca ekstrem.
Curah hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang dilaporkan kerap mengguyur berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Kaur.
Kondisi alam ini memicu kekhawatiran akan meningkatnya populasi nyamuk Aedes aegypti.
Nyamuk betina jenis ini dikenal luas sebagai vektor utama penyebar berbagai virus mematikan, mulai dari Demam Berdarah Dengue (DBD), Zika, Chikungunya, hingga Demam Kuning (Yellow Fever).
BACA JUGA:Barcelona Raih Gelar ke-16 Piala Super Spanyol Usai Menang Dramatis atas Real Madrid
BACA JUGA:UM Bengkulu Tancap Gas! Siap Cetak Guru Besar dan Buka Prodi Kedokteran hingga S2 Ilmu Komputer
Genangan air yang muncul pasca-hujan menjadi tempat ideal bagi serangga tersebut untuk bertelur dan berkembang biak secara masif.
Merespons ancaman kesehatan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bergerak cepat mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat.
Warga diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra dan melakukan langkah preventif guna memutus rantai perkembangan nyamuk penular DBD.
Kepala Dinkes Kaur, Sipta Maarip, SE melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) H. Sapuan Ilyas, S.KM., M.A.P, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan saat ini.
"Sekarang musim penghujan, menjadi momentum nyamuk untuk berkembang biak. Terapkanlah PSN, jangan biarkan air tergenang di area sekitar rumah sebab bisa menjadi sarang untuk nyamuk berkembang biak," katanya dikutip KORANRB.ID.
BACA JUGA:Gadis 6 Tahun Hanyut Ditemukan Meninggal di Sungai Musi Kepahiang
BACA JUGA:Kasus Pajak PT Wanatiara Persada Terbongkar, KPK Nilai Negara Rugi Rp59 Miliar
Menurut Sapuan, transisi ke musim penghujan merupakan periode yang sangat rawan bagi penularan penyakit berbasis lingkungan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



