BENGKULU, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID - Sidang dengan agenda pembacaan putusan atau vonis kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) afirmasi non fisik di Kabupaten Seluma tahun 2020 ditunda.
Kasus dugaan korupsi ini dengan terdakwa Emzaili yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma dan sang menantu Filya. Sidang dengan agenda pembacaan putusan atau vonis dari majelis hakim tersebut rencananya diagendakan pada Selasa (2/8/2022). Disampaikan JPU Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, Rozano Yudistira, sidang tersebut ditunda karena majelis hakim belum mencapai kesepakatan terhadap putusan yang akan dibacakan kepada para terdakwa. BACA JUGA:Menantu Minta Bebas, Sidang Pledoi Kasus Korupsi Dana BOS Seluma "Setelah dibuka sidang, hakim menyatakan bahwa mereka belum siap secara keputusan kerena belum tercapai kesepakatan. Sehingga sidang ditunda besok Rabu (3/8/2022)," sampainya kepada rakyatbengkulu.disway.id. Lanjutnya, dengan keputusan hakim untuk menunda sidang pihak JPU menerima hal tersebut. "Kita menghargai, sidang itu kan harus siap semua harus ada musyawarah mufakat antara hakim," katanya. "Sidang tadi disampaikan bahwa mereka belum mencapai musyawarah tersebut keputusan perkara ini dan kita mengikuti saja," tambahnya. BACA JUGA:Kenakan Ikat Kepala, Sandiaga Cek Lokasi Wisata Rejang Lebong Sementara itu, penasihat hukum terdakwa, Sofian Siregar berharap penundaan tersebut berdampak positif bagi kliennya. "Harapan kami penundaan ini dampak positif bagi klien kami, yakni mendapatkan keputusan yang lebih adil. Demi kepastian hukum ini adalah penundaan terkahir," ujarnya. "Alasannya ditunda karena belum ada kesepakatan antara majelis hakim," bebernya. BACA JUGA:Di Desa Belitar, Warga sudah Bersiap Menyambut Kedangan Menteri Sandiaga Uno Sebelumnya, pada agenda pembacaan tuntutan, JPU menuntut terdakwa Emzaili selama 1 tahun 6 bulan penjara dan dikenakan uang pengganti Rp582.140.473 (yang sudah dikembalikan). Serta denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan penjara. Sementara terdakwa Filya dituntut selama 1 tahun penjara tanpa dikenakan uang pengganti dengan denda Rp50 juta subsider 3 bulan penjara.Sidang Vonis Kasus Korupsi Dana BOS Seluma Ditunda, Ini yang Jadi Alasan
Selasa 02-08-2022,11:28 WIB
Reporter : Febi Elmasdito
Editor : Heri Aprizal
Kategori :
Terkait
Kamis 20-11-2025,13:36 WIB
SPI 2024 Bongkar Titik Rawan Korupsi, Pemprov Bengkulu dan KPK Dorong Transparansi Anggaran
Kamis 20-11-2025,09:16 WIB
Berkas Kasus Korupsi Tambang Bengkulu Lengkap, Lima Tersangka Resmi Dilimpahkan ke JPU
Senin 17-11-2025,10:10 WIB
Pasar Kopi Seluma Lesu, Harga Turun Jadi Rp56 Ribu Per Kilogram
Senin 17-11-2025,09:25 WIB
Polda Bengkulu Sita Dua Mobil Milik Tersangka Korupsi Perumda Tirta Hidayah
Kamis 13-11-2025,15:37 WIB
Kajati Bengkulu Turun Langsung Cek Mobil Mewah Sitaan Kasus Tambang
Terpopuler
Kamis 26-03-2026,15:36 WIB
Harga TBS Sawit Mukomuko Pasca Lebaran 1447 H Stabil, Tertinggi Rp3.150 per Kg
Kamis 26-03-2026,16:46 WIB
25 Kasus Kebakaran di Kota Bengkulu Awal 2026, Didominasi Korsleting Listrik
Kamis 26-03-2026,08:16 WIB
Ditolak Lamaran Menikah, Petani di Rejang Lebong Nekat Coba Bunuh Janda di Dalam Kamar
Kamis 26-03-2026,08:50 WIB
Cara Membuat Gudeg Khas Jogja, Manis Gurih dengan Sentuhan Tradisional
Kamis 26-03-2026,08:26 WIB
Begal Motor di Jalur Lintas Curup, Pemuda Asal Binduriang Pakai Uang Hasil Kejahatan untuk Pacaran di Hotel
Terkini
Kamis 26-03-2026,17:47 WIB
Sadis! Pria di Bengkulu Dibakar Mantan Kekasih Gegara Motif Asmara, Pelaku Resmi Jadi Tersangka
Kamis 26-03-2026,16:46 WIB
25 Kasus Kebakaran di Kota Bengkulu Awal 2026, Didominasi Korsleting Listrik
Kamis 26-03-2026,15:36 WIB
Harga TBS Sawit Mukomuko Pasca Lebaran 1447 H Stabil, Tertinggi Rp3.150 per Kg
Kamis 26-03-2026,15:28 WIB
Belanja Pegawai Bengkulu Tembus 45 Persen, PPPK Dibayangi Dampak UU HKPD
Kamis 26-03-2026,14:26 WIB