Tempo 2 Pekan, Polres Rejang Lebong Ringkus 4 Tersangka Narkoba, Bandar Togel Hingga Sajam Turut Diamankan

Senin 23-10-2023,13:34 WIB
Reporter : Badri
Editor : Febi Elmasdito

CURUP, RAKYATBENGKULU.COM - Dalam tempo dua pekan, dari tanggal 4 hingga 18 Oktober 2023 dalam Operasi Pekat Nala II, Polres Rejang Lebong berhasil mengamankan 10 pelaku kriminalitas.

Yakni 4 pelaku penyalahgunaan narkoba, 2 pelaku membawa senjata tajam dan 4 pelaku diantaranya diamankan atas kasus perjudian togel.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Juda Trisno Tampubolon, S.IK, MH didampingi Kasi Humas, Iptu Sinar Simanjuntak dan KBO Reskrim, Ipda Rudi Sampurno menuturkan dalam Ops Pekat Nala II tahun 2023 dengan target 5 Target Operasi (TO) benda, 5 TO orang, 5 TO lokasi dan 5 TO kegiatan berhasil diungkap 100 persen.

Hasil non TO yang berhasil di ungkap 9 orang, TO benda 26, TO lokasi sebanyak 49 lokasi dan 66 TO kegiatan.

BACA JUGA: Kurir Narkoba Dibekuk di Jalan Meranti, Ada 15 Paket Sabu dan Biji Ganja

"Ops Pekat Nala melibatkan 29 personil, 4 satgas Preemtif, satgas Preventif, Gakkum dan satgas Banops.

Hasilnya, 70 liter minuman tuak, ribuan botol minuman keras, 5 paket kecil narkotika, 5 bilah senjata tajam. 6 pelaku pidana umum yang kita amankan, 4 pelaku diantaranya diamankan atas kasus perjudian togel dengan barang bukti yang kita amankan sejumlah ratusan ribu rupiah," kata Kapolres.

Sementara KBO Reskrim, Ipda Rudi Sampurno mengatakan dari 49 lokasi penjual miras, tuak maupun lokasi yang diduga sebagai tempat prostitusi yang disambangi selama gelaran operasi dilakukan pembinaan.

Agar mereka tidak melakukan perbuatannya kembali sedangkan barang bukti langsung minuman keras yang ditemukan di lokasi langsung dibawa ke Mapolres Rejang Lebong.

BACA JUGA:Makin Gawat, Tempo 6 Bulan Sudah 17 Kasus Narkoba Diungkap Polres Mukomuko

"Dari target non TO berhasil disita 600 botol miras berbagai merk, 5 bungkus mercon, termasuk 30 liter tuak. Sedangkan penjual miras, pemilik lokasi di duga prostitusi juga dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali," singkat Ipda Rudi.

Sementara itu, AM (49) warga Kecamatan Curup Selatan yang diduga sebagai bandar togel diamankan sedang melakukan rekapitulasi nomor Toto gelap (togel). Dirinya mengaku baru tiga bulan menjalani profesi jual beli togel.

"Dalam sehari bisa mendapatkan rata-rata keuntungan Rp200 ribu dan baru tiga bulan menjalani profesi ini, dengan target pembeli para tukang ojek dan masyarakat kecamatan Curup Selatan," singkat AM.

 

 

Kategori :