BACA JUGA:Kapal Perang RI Amankan Perairan Bengkulu
Konflik ini berakhir dengan Persetujuan New York pada 15 Agustus 1962.
Adapun Isi Persetujuan New York adalah Belanda menyerahkan pemerintahan Irian Barat kepada Indonesia.
7. Serangan 10 November 1945
Peristiwa serangan 10 November 1945 dikenal juga Pertempuran Surabaya.
Peristiwa ini diawali insiden perobekan bendera merah putih biru di Hotel Yamato pada tanggal 18 September 1945.
BACA JUGA:Terancam Punah, Kucing Merah Kalimantan Sulit Dijumpai, Beraktivitas di Malam Hari
Kemudian disusul bentrokan bersenjata antara rakyat dengan tentara Inggris.
Puncak peristiwa ini tewasnya Brigjend Mallaby pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur, pada 30 Oktober 1945.
Karena kematian Mallaby, pihak Inggris mengeluarkan ultimatum pada tanggal 10 November 1945 agar pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan.
BACA JUGA:Perkuat Keandalan Perangkat Lunak, BRI Kembali Raih ISO/IEC/IEEE 29119
Rakyat Surabaya menolak untuk tunduk, dengan semboyan "merdeka atau mati", rakyat Surabaya terus melawan.
Pertempuran ini menewaskan 6.000 hingga 16.000 pejuang gugur dan 200.000 rakyat sipil mengungsi.
Peristiwa ini dipengaruhi oleh Bung Tomo yang mengobarkan semangat lewat pidatonya yang berapi-api.
Karena setiap tanggal 10 November ditetapkan sebagai Hari Pahlawan.