Pernikahan Bahagia dan Kesehatan: Hubungan yang Harmonis Bisa Menstabilkan Gula Darah?

Senin 10-02-2025,11:31 WIB
Reporter : Rizky Nova Amelia
Editor : Rizky Nova Amelia

Studi yang diterbitkan The Journals of Gerontology menemukan bahwa individu memiliki hubungan pernikahan penuh konflik cenderung mengalami kadar gula darah yang lebih tinggi.

Ini dibandingkan dengan mereka yang berada dalam hubungan yang harmonis.

Stres emosional dari konflik pernikahan dapat mengganggu keseimbangan hormon.

Dan meningkatkan risiko resistensi insulin, yang berkontribusi terhadap diabetes tipe 2.

Sebaliknya, pasangan yang bahagia lebih jarang mengalami lonjakan hormon stres, sehingga kadar gula darah lebih stabil.

BACA JUGA:13 Kasus DBD Terjadi di Bengkulu, Dinkes Serukan Waspada dan Jaga Kebersihan Lingkungan

BACA JUGA:Siapa Saja Tokoh Terkenal yang Berzodiak Shio Sama dengan Kamu?

2. Dukungan Pasangan dan Pola Hidup Sehat

Pernikahan yang bahagia juga dikaitkan dengan gaya hidup yang lebih sehat.

Penelitian dari Diabetes Care menemukan bahwa individu yang mendapatkan dukungan emosional dari pasangan lebih cenderung menjaga pola makan sehat.

Termasuk rutin berolahraga, dan mengikuti perawatan medis yang diperlukan.

Dukungan dari pasangan bisa berupa:

- Mendorong pola makan sehat dengan menyediakan makanan bergizi dan menghindari konsumsi gula berlebih.

- Mengajak untuk aktif bergerak, seperti berjalan bersama atau berolahraga bersama.

BACA JUGA:Barcelona Mendekat ke Puncak La Liga Usai Hancurkan Sevilla 4-1

BACA JUGA:Rahasia Kamera iPhone, Kenapa Bisa Lebih Bagus dari HP Lain?

Kategori :