5. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2
Dengan berkurangnya stres, meningkatnya kualitas tidur, individu dalam pernikahan bahagia memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.
Penelitian dari American Journal of Epidemiology menyebutkan bahwa individu yang merasa bahagia dalam pernikahan memiliki risiko 20-30% lebih rendah.
Ini untuk mengembangkan diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang berada dalam hubungan penuh tekanan.
Ini menunjukkan bahwa kesehatan emosional dalam pernikahan dapat berdampak langsung pada kesehatan metabolisme tubuh.
BACA JUGA:Keseimbangan dalam Hubungan: Ciri Istri yang Menghargai Suami
BACA JUGA:Kenali! 7 Tipe Cowok yang Sebaiknya Kamu Hindari dalam Hubungan
Kesimpulan
Pernikahan yang bahagia memiliki manfaat lebih dari sekadar kesejahteraan emosional.
Hubungan yang harmonis juga dapat membantu menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh.
Dengan mengurangi stres, mendukung gaya hidup sehat, pasangan yang bahagia memiliki peluang lebih besar untuk menjaga kesehatan.
Jika kesehatan fisik adalah cerminan kesejahteraan emosional, maka menjaga hubungan harmonis menjadi cara terbaik untuk hidup lebih panjang dan bebas dari penyakit.