- Mengurangi kebiasaan buruk, seperti merokok atau konsumsi alkohol berlebihan, yang dapat memperburuk resistensi insulin.
Dengan adanya dukungan ini, pasangan dalam pernikahan bahagia memungkinkan menjalani pola hidup yang mendukung kestabilan gula darah.
3. Kualitas Tidur yang Lebih Baik
Salah satu manfaat pernikahan yang bahagia adalah peningkatan kualitas tidur.
Penelitian dari The Journal of Sleep Research menunjukkan bahwa individu yang memiliki hubungan pernikahan harmonis cenderung memiliki pola tidur lebih baik dan lebih nyenyak.
Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting dalam menjaga keseimbangan gula darah.
BACA JUGA:Oknum ASN Tersangka Pelecehan Seksual Jalani Sidang Perdana, Terancam 9 Tahun Penjara
BACA JUGA:Kalau Mau Glowing, Ini Cara Membersihkan Wajah yang Perlu Dihentikan
Kurang tidur atau gangguan tidur dapat meningkatkan resistensi insulin dan menyebabkan lonjakan gula darah.
Dengan tidur yang lebih baik, tubuh dapat mengatur metabolisme glukosa dengan lebih efektif.
4. Pengaruh Hubungan Bahagia terhadap Hormon yang Mengontrol Gula Darah
Hubungan yang bahagia tidak hanya mengurangi kadar hormon stres.
Studi yang diterbitkan dalam Psychoneuroendocrinology menemukan bahwa kadar oksitosin yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan sensitivitas insulin.
Artinya, tubuh lebih efisien dalam menggunakan glukosa dari darah untuk energi, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
BACA JUGA:Ciri Pernikahan yang Sehat: Kunci Hubungan Harmonis dan Bahagia
BACA JUGA:Hubungan Tetap Awet: Etika dalam Pertemanan yang Wajib Dijaga