- Hindari begadang setelah tarawih agar tubuh tetap bugar.
- Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan sejuk.
BACA JUGA:Kebiasaan Negatif: Bahaya Tidur Setelah Sahur Menurut Pakar Kesehatan
BACA JUGA:Presiden Prabowo Umumkan THR untuk Pekerja Swasta, BUMN, BUMD dan Ojol Paling Lambat H-7 Lebaran
6. Jaga Kebersihan Mulut dan Tenggorokan
Kebersihan mulut yang buruk dapat memperparah panas dalam, terutama saat berpuasa karena produksi air liur berkurang.
Cara Menjaga Kebersihan Mulut:
Rutin sikat gigi setelah makan sahur dan sebelum tidur untuk menghilangkan sisa makanan.
Berkumur dengan air garam hangat untuk meredakan tenggorokan kering.
Hindari menyikat gigi terlalu keras yang dapat menyebabkan iritasi gusi.
BACA JUGA:Rekomendasi Aplikasi Alarm di Android untuk Ramadan: Bangun Sahur Tepat Waktu
BACA JUGA:Polisi Tangkap Pria Gondrong, Diduga Pelaku Pembunuhan di Kelurahan Kandang Kota Bengkulu
Kesimpulan
Mengatasi panas dalam saat berpuasa memerlukan perhatian pada asupan cairan, pola makan sehat, dan menjaga kebersihan tubuh.
Dengan minum air yang cukup, menghindari makanan pemicu, Anda dapat mencegah dan meredakan gejala panas dalam secara efektif.
Dengan menjaga kesehatan tubuh, ibadah puasa dapat berjalan lancar dan nyaman sepanjang bulan Ramadan.