Antara Ayah dan Ibu: Cara Mencegah Anak Terjebak Konflik Loyalitas Setelah Perceraian

Kamis 17-04-2025,18:00 WIB
Reporter : Rizky Nova Amelia
Editor : Rizky Nova Amelia

RAKYATBENGKULU.COM - Perceraian orang tua sering kali menempatkan anak dalam posisi sulit.

Terutama ketika mereka merasa harus memilih antara ayah atau ibu.

Kondisi ini dikenal sebagai konflik loyalitas.

Yaitu ketika anak merasa terbelah hatinya karena mencintai kedua orang tuanya.

Tetapi harus memihak salah satu akibat tekanan emosional, ucapan, atau situasi pascaperceraian.

BACA JUGA:Menjadi Perisai Cinta: Tips Parenting untuk Melindungi Anak dari Dampak Perceraian

BACA JUGA:Jujur Tanpa Menyakiti: Cara Bijak Menjelaskan Perceraian kepada Anak Tanpa Menumbuhkan Rasa Benci

Konflik loyalitas bisa menimbulkan stres berkepanjangan, rasa bersalah dan kecemasan.

Bahkan bisa memengaruhi hubungan anak dengan kedua orang tuanya di masa depan.

Namun, dengan sikap bijak dan kerja sama dari kedua pihak, kondisi ini bisa dicegah.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk melindungi anak dari jebakan konflik loyalitas.

1. Hindari Kalimat yang Menyudutkan Mantan Pasangan

Salah satu pemicu utama konflik loyalitas adalah ucapan orang tua yang buruk tentang mantan pasangan di depan anak.

BACA JUGA:Jarang Diketahui, 7 Nutrisi Rahasia untuk Tingkatkan Kecerdasan Anak

BACA JUGA:Disnakertrans Mukomuko Ajak Masyarakat Manfaatkan Aplikasi Loker Merah Putih untuk Cari Kerja

Kategori :