2. Tidak Ada Lagi Keinginan untuk Balas Dendam
Rasa ingin membalas adalah bentuk lain dari dendam yang belum sembuh.
Saat kamu sudah tidak tertarik membalas atau melihat orang itu menderita, itu tanda kamu telah berdamai dengan rasa sakit.
Kamu tidak lagi ingin "mengajarkan pelajaran" karena kamu tahu, menyakiti balik tidak akan menyembuhkan apapun.
3. Kamu Bisa Mendoakan atau Mengharapkan yang Baik untuk Dia
Terdengar berat, tapi saat kamu benar-benar memaafkan, kamu bahkan bisa mendoakan kebaikan untuk orang yang pernah menyakitimu.
BACA JUGA:Pemuda Desa Lubuk Mukti Gelar Turnamen Voli Antar Desa untuk Pererat Silaturahmi dan Sportivitas
Ini bukan berarti kamu harus dekat lagi dengannya.
Tapi lebih pada kemampuan untuk mengikhlaskan dan tidak berharap hal buruk terjadi padanya.
4. Kamu Tidak Menggunakannya sebagai Senjata Saat Marah
Orang yang belum selesai dengan luka biasanya masih sering "mengungkit" kesalahan masa lalu dalam konflik baru.
Jika kamu sudah tidak membawa-bawa masalah itu lagi, bahkan saat emosi sedang tinggi, itu pertanda kuat bahwa kamu sudah melewati fase memaafkan.
BACA JUGA:Mana yang Lebih Baik? Olahraga Setelah Makan atau Sebelum Makan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
5. Kamu Bisa Belajar dari Luka Itu, Bukan Hidup di Dalamnya