Selain itu, tercatat satu gempa vulkanik dalam dan empat kali tremor menerus.
BACA JUGA:Aset Disita, Korupsi Rp12 Miliar Setwan Kepahiang Terus Diusut
BACA JUGA:Dugaan Korupsi Rp329 Juta, Pjs Kades Bungin Terancam Jadi Tersangka
“Erupsi diperkirakan bersumber dari kedalaman dangkal dan sebaran abu terbatas di sekitar kawah serta sektor timur laut,” jelas Wafid dalam keterangan tertulisnya.
Hingga kini, proses pemantauan terhadap gunung yang dikenal memiliki kaldera terbesar di Pulau Jawa ini terus dilakukan.
Masyarakat di sekitar lereng Gunung Raung diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi menghindari risiko bencana lanjutan.