Pekerja berpendidikan SMP turun 0,55 persen poin.
Penurunan lebih besar terjadi pada pekerja lulusan SMA Umum.
BACA JUGA:NTUP Bengkulu Naik 1,14 Persen, Hortikultura Anjlok hingga 12,15 Persen
BACA JUGA:Pengeluaran Pendidikan Petani Bengkulu Anjlok 12,89 Persen pada Juli 2026
Proporsinya berkurang 2,09 persen poin dibandingkan Februari 2026.
Sementara kelompok Diploma I, II, dan III turun 0,18 persen poin.
Perubahan tersebut memperlihatkan adanya dinamika dalam komposisi pendidikan tenaga kerja Bengkulu.
59 Persen Pekerja Bekerja Minimal 35 Jam
Selain pendidikan, BPS juga mengukur kondisi tenaga kerja berdasarkan jam kerja.
Hasil Sakernas Mei 2026 menunjukkan 59,00 persen pekerja Bengkulu masuk kategori pekerja penuh.
Pekerja penuh merupakan mereka yang bekerja sedikitnya 35 jam per minggu.
Sementara itu, sebanyak 41,00 persen pekerja masuk kategori pekerja tidak penuh.
Kelompok pekerja tidak penuh memiliki jam kerja kurang dari 35 jam per minggu.
Pekerja tidak penuh kemudian dibagi menjadi dua kelompok.
Sebanyak 9,44 persen merupakan pekerja setengah pengangguran.
Sedangkan 31,56 persen merupakan pekerja paruh waktu.