Gubernur Helmi Hasan Tegaskan ASN Harus Bekerja Lebih Progresif
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan--Riko/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memberikan ultimatum kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu agar meningkatkan kinerja dan bekerja lebih progresif.
Helmi menegaskan, birokrasi tidak lagi bisa bekerja dengan pola biasa. ASN dituntut mempercepat realisasi program dan menghadirkan hasil yang lebih nyata bagi masyarakat.
“Tidak ada lagi ruang untuk bekerja biasa-biasa saja. Standar kita harus naik. Cara kerja harus berubah. Hasilnya pun harus lebih terasa,” ujar Helmi.
Menurutnya, struktur pemerintahan yang sudah solid harus menjadi modal untuk melakukan akselerasi pelayanan publik.
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Sesuaikan Agenda HUT ke-307 di Bulan Ramadan, Konser Rakyat Masih Digodok
BACA JUGA:Fun Motour Camp 2026, Bukti Konsistensi Astra Motor Bengkulu Dukung Komunitas Honda
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta menyelaraskan program, menetapkan target terukur, dan memastikan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita sudah melewati fase menjaga stabilitas. Sekarang saatnya akselerasi. Kita harus berani melompat lebih tinggi dengan kinerja yang lebih agresif dan terukur,” lanjutnya.
Helmi juga menyoroti pentingnya menghilangkan ego sektoral di lingkungan birokrasi. Ia meminta seluruh OPD bekerja dalam satu komando dan satu tujuan pembangunan.
“Tidak boleh ada yang jalan sendiri. Semua harus dalam satu komando, satu irama, satu tujuan. Kalau kompak, hasilnya pasti lebih maksimal,” katanya.
Dalam pelaksanaan program, Gubernur meminta pengawasan diperketat mulai dari perencanaan anggaran hingga implementasi di lapangan. Ia menegaskan program tidak boleh hanya terlihat baik di atas kertas, tetapi lemah dalam pelaksanaan.
BACA JUGA:Kejati Bengkulu Periksa Konsultan Australia Terkait Korupsi Tambang Rp1,3 Triliun
“Kita tidak sedang menyusun laporan yang indah. Kita sedang bekerja untuk rakyat. Maka yang diukur adalah dampaknya, bukan sekadar administrasinya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



