HONDA

Tak Dapat Bansos, Silakan Lapor Polisi

Tak Dapat Bansos, Silakan Lapor Polisi

 

KEPAHIANG - Sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan sebelumnya, kemarin (2/8) Polres Kepahiang bersama Perum Bulog Sub Divre Rejang Lebong, menyalurkan 69,650 ton beras kepada 69.650 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran tersebut dilakukan langsung Kapolres Kepahiang AKBP Suparman, S.Ik, M.AP didampingi Pimpinan Cabang (Pimcab) Bulog Sub Divre Rejang Lebong Guslindawati.

Penyaluran beras bantuan sosial (Bansos) untuk KPM terdampak Covid-19 merupakan tindaklanjut dari koordinasi yang dilakukan Polres Kepahiang bersama Kantor Perum Bulog Sub Divre Rejang Lebong pekan lalu. Dimana saat itu Polres Kepahiang meminta Bulog untuk segera menyalurkan bansos kepada masyarakat Kepahiang yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kapolres Kepahiang mengatakan, awal rencana penyaluran akan dilakukan mulai tanggal 2-5 Agustus 2021. Mengingat urgensi bansos bagi masyarakat, makanya penyaluran langsung dilakukan dalam 1 hari.

"Untuk penyalurannya langsung dilakukan ke desa-desa sesuai dengan jumlah KPM, dan data yang ada di Bulog," terang kapolres.

Polres Kepahiang akan mengawasi dengan ketat setiap penyaluran hingga diterima masyarakat berhak. Bahkan Kapolres menegaskan jika ada masyarakat yang tidak mendapatkan bansos namun telah terdaftar sebagai KPM, silakan laporkan ke Polres Kepahiang.

"Sejumlah personel sudah kita kerahkan untuk mengawasi penyaluran sampai ke masyarakat.  Dan apabila ada warga yang merasa kurang puas atas bansos yang disalurkan, atau tidak dapat bantuan, silakan laporkan ke kita dan kita akan koordinasikan dengan Bulog," tegas kapolres.

Sementara itu Pimcab Bulog Sub Divre Rejang Lebong Guslindawati mengungkapkan, bansos ini disalurkan kepada KPM sesuai dengan data yang diterima pihaknya dari Kementerian Sosial (Kemensos). Bansos beras PPKM ini menggunakan cadangan beras pemerintah yang ada di gudang Bulog.

"Pada prinsipnya ini bantuan dari pemerintah kepada masyarakat yang terdaftar sebagai KPM BST dan KPM PKH. Kalau datanya secara by name by address dari Kemensos ke Perum Bulog yang kemudian diteruskan kapada kami di daerah," kata Guslindawati.

Untuk jenis beras yang disalurkan, Gulindawati mengatakan adalah beras lokal dengan kualitas medium. Untuk gelombang penyaluran, sampai saat ini baru satu dimana masing-masing KPM mendapat 10 Kg beras yang diprediksi untuk kebutuhan 1 bulan.

"Sampai saat ini memang hanya dialokasikan untuk 1 bulan alokasi, beras lokal semua. Untuk gelombang berikutnya, tergantung dari kebijakan pemerintah. Kalau pemerintah minta penyaluran lagi, kita siap," bebernya. (sly)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: