HONDA

Pencarian Korban Tenggelam di Lentera Merah, Tim SAR Dibagi Empat Bagian Tugas

Pencarian Korban Tenggelam di Lentera Merah, Tim SAR Dibagi Empat Bagian Tugas

Tim SAR masih melakukan pencarian korban tenggelam di kawasan pantai Lentera Merah.--Febi/rakyatbengkulu.disway.id

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID - Pencarian terhadap korban tenggelam di kawasan area pantai Lentera Merah Kota Bengkulu terus dilakukan tim SAR gabungan, Rabu (6/7/2022).

Operasi SAR dilakukan dengan membagi tim menjadi empat bagian tugas Search dan Rescue Unit (SRU). 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Bengkulu, M. Arafah mengatakan, SRU 1 melakukan pencarian dengan mengunakan RIB (Rigit Inflatable Boat) milik Basarnas.

Mereka melaksanakan penyisiran 1 mile ke arah barat daya dari lokasi perkiraan korban tenggelam.

"SRU 2 mengunakan Rubber Boat dari Polairud Polda Bengkulu juga melaksanakan penyisiran di sekitar TKP," sampainya kepada rakyatbengkulu.disway.id.

BACA JUGA:Jaring Ikan di Lentera Merah, Warga Pagar Dewa Tenggelam

"Lalu SRU 3 juga menggunakan Rubber Boat Basarnas melaksanakan penyisiran ke arah Barat Daya," bebernya.

Sementara SRU 4 melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai diduga tempat korban melakukan penyelaman sambil mencari ikan perkiraan korban tenggelam.

"Sampai siang hari ini (6/7/2022) masih dilakukan pencarian dan masih nihil, pencarian akan terus dilakukan sesuai rencana operasi," lanjutnya.

Pihaknya berharap korban segera dapat ditemukan dan pencarian terhadap korban berjalan lancar dan membuahkan hasil.

BACA JUGA:Penembak Ikan Tenggelam di Air Terjun, Ditemukan Tak Bernyawa

Sebelumnya korban, Mulkan berpamitan kepada keluarga ingin menjaring ikan ke arah komplek pantai Lentera Merah pada, Selasa (5/7/2022) pagi.

Namun hingga sore hari korban tak kunjung pulang ke kediamannya. Lantaran tak kunjung pulang, sang anak korban berinisiatif untuk menyusul dan mencari keberadaan korban di area yang sering korban kunjungi untuk mencari ikan.

Saat melakukan pencarian dan sesampai di lokasi anak korban hanya  mendapati motor serta jaring milik korban di tempat biasa korban menjaring ikan.

Menyadari sang ayah hilang, peristiwa ini kemudian dilaporkan sang anak ke kantor Basarnas Bengkulu untuk dilakukan pencarian.

Saat ini tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, Polairud, TNI Angkatan Laut serta masyarakat dan keluarga korban masih melakukan pencarian terhadap korban yang diduga tenggelam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: