HONDA

Bukit Kapur Tertutup Batuan Putih Mirip Salju, Lantaran Air Panas yang Mengalir

Bukit Kapur Tertutup Batuan Putih Mirip Salju, Lantaran Air Panas yang Mengalir

Bukit Kapur Tertutup Batuan Putih Mirip Salju, Lantaran Air Panas yang Mengalir --rakyatbengkulu.disway.id

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.Com - Bila berbicara tentang destinasi wisata di Sumatera Utara, kebanyakan orang akan menyebutkan Danau Toba. Padahal di Sumatera Utara banyak sekali destinasi wisata yang sangat indah dan menarik untuk dikunjungi.

Salah satunya Kawah Putih Tinggi Raja. Kawah ini mencapai 4 hektare luasnya dan berada di lahan cagar alam dengan luas total 176 hektare. Lokasi kawah ini berada di tengah-tengah hutan lebat, sehingga akses menuju tempat ini cukuplah sulit. Sekadar diketahui belum banyak orang yang mengeksplor wisata ini. Lantaran medan yang sulit untuk menuju lokasi.

BACA JUGA:Selamat! Inilah 3 Weton Paling Beruntung dan Berlimpah Rezeki Awal Oktober 2023 Ini, Siap-siap Tajir

Kawah Putih Tinggi Raja adalah sebuah bukit kapur yang terbentuk dari aliran air panas bersuhu 90 derajat celcius. Selain kawah ini membentuk bukit, aliran air panas yang terdapat di kawah ini juga membentuk undakan bebatuan kapur dan ada beberapa kawah yang dapat digunakan untuk berendam.

Bukit kapur tertutup batuan putih mirip salju ini diakibatkan air panas yang mengalir. Di tempat ini juga terdapat kolam air panas buatan alam berukuran kecil, namun pengunjung dilarang untuk berendam di kolam tersebut.

BACA JUGA:Sering Buang Air Kecil Malam Hari, Kurangi Kafein dan Alkohol, Hindari Pemanis Buatan

Selain bukit kapur, kawasan ini juga terdapat satu spot untuk berendam atau permandian air panas yang mengandung belerang. Sekadar diketahui belerang baik untuk kesehatan kulit. Kawah ini memiliki air yang berwarna biru dikelilingi batuan kapur dengan salju panas yang menambah pesona Kawah Putih Tinggi Raja.

Butuh waktu 3 jam untuk sampai ke Kawah Putih Tinggi Raja, bila Anda menempuh perjalanan dari Kota Medan. Lokasinya berada di Desa Dolok Tinggi Raja, Kecamatan Silau Kahean, ujung pelosok Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

BACA JUGA:Ini Lho ! 7 Pilihan Batu Akik yang Penting bagi Kesehatan dan Energi Pria Dewasa

Masuk ke lokasi ini gratis alias tidak ada tiket masuk. Tapi, lebih baiknya Anda membawa makanan dan minuman dari luar, karena sulit menemukan warung di kawasan wisata ini.(**)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: