HONDA

Ditemukan di Eropa, Batu Akik Kuno Berlafazkan Tulisan Allah Ungkap Hubungan Islam dengan Bangsa Viking

Ditemukan di Eropa, Batu Akik Kuno Berlafazkan Tulisan Allah Ungkap Hubungan Islam dengan Bangsa Viking

Batu akik kuno berlafazkan tulisan Allah ungkap hubungan Islam dengan bangsa Viking, ditemukan di Eropa.--Foto: Facebook/Emuinfo

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Ada penemuan benda kuno di masa bangsa Viking yang terkait hubungannya dengan Islam.

Ditemukan batu akik yang memiliki warna merah muda dan ungu yang lengkap dengan bertuliskan Untuk Allah atau Kepada Allah.

Hal ini merupakan salah satu fakta yang terungkap yang ditemukan di kuburan di Swedia abad ke-19.

Batu akik yang merupakan benda bersejarah itu ditemukan pada tahun 1872-1894 yang daerah tersebut merupakan pusat perdagangan di zaman Viking di Birka yang terletak sekitar 15,5 mil sebelah barat dari kota Stockholm.

BACA JUGA:Keistimewaan Batu Akik Badar Besi, Bikin Pemilik Kebal Senjata Tajam dan Terlindungi dari Aura Negatif

Pada saat ditemukan batu akik tersebut berada di dalam peti mati yang terbuat dari kayu yang berukuran persegi panjang beserta perhiasan, bros dan juga sisa-sisa dari pakaian.

Walaupun  kerangka di dalamnya telah membusuk, batu akik itu diyakini merupakan milik dari seorang wanita yang hidup di tahun 850 M.

Penemuan bersejarah itu kemudian diletakkan di Museum Sejarah Kota Stockholm, negara Swedia.

Batu akik ini sebagai cincin stempel yang terdiri dari set perak berlapis emas yang bertuliskan kata Allah yang memakai tulisan Kufi Arab.

BACA JUGA:Diyakini Berkhasiat Sebagai Penglaris, Pemakai Batu Akik Combong Semakin Disayang Pasangan

Para peneliti menemukan fakta kalau deskripsi museum tidak sepenuhnya benar, karena menurut para peneliti, batu akik atau cincin yang diteliti tersebut terdiri dari paduan perak non emas yang memiliki kualitas tinggi.

Walaupun batu akik itu bukan batu kecubung seperti dugaan lama, akan tetapi belum bisa dipastikan bahan yang terkandung di dalamnya.

Terdapat pendapat lainnya yang mengungkapkan kaca itu diukur dengan karakter Kufi yang sama dengan kuburan di Birka sekitar tahun 850 M.

Para peneliti menyebutkan kalau prasasti itu sebagai illalah yang mempunyai arti untuk Allah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: