HONDA

Gas Melon Langka, Pemda Rejang Lebong dan Dewan Minta Pertamina Tetap Kirim Tabung Gas di Hari Libur

Gas Melon Langka, Pemda Rejang Lebong dan Dewan Minta Pertamina Tetap Kirim Tabung Gas di Hari Libur

Pemda Rejang Lebong dan Dewan minta Pertamina tetap kirim tabung gas di hari libur menyikapi kelangkaan gas melon.--Pertamina

CURUP, RAKYATBENGKULU.COM - Kelangkaan gas dan keluhan warga Rejang Lebong terkait harga tabung gas elpiji 3 kilogram atau gas melon yang melonjak di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) menjadi perhatian serius.

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong mengadakan pertemuan dengan Dinas Perindagkop, agen tabung gas, dan pangkalan.

Ketua Komisi II DPRD Rejang Lebong, Wahono, mengungkapkan bahwa kelangkaan ini disebabkan oleh ketidaktersediaan pasokan gas selama hari libur.

"Pemerintah daerah dan DPRD akan mengirim surat kepada Pertamina untuk memastikan pasokan gas tetap berjalan selama hari libur," ujarnya.

BACA JUGA:Rainbow Slide Siap Menyambutmu di Objek Wisata Tebing Suban Rejang Lebong, Rasakan Sensasinya!

"Selain itu, ada kebiasaan masyarakat yang menimbun tabung gas di rumah, sehingga menyebabkan kelangkaan bagi warga lain," kata Wahono.

Selain itu, terdapat oknum dari pangkalan dan pengecer yang menimbun tabung gas dalam jumlah besar dan menjualnya di atas HET kepada masyarakat.

"Dinas terkait harus mengawasi lebih ketat agar tidak ada penimbunan yang mengakibatkan kelangkaan gas bagi konsumen lain," tambah Wahono.

Nowan Kurniadi Irawan dari Agen Tabung Gas Elpiji Putri Cempaka Lestari menjelaskan bahwa, selain agen miliknya, ada dua agen lain yang menaungi 308 pangkalan tabung gas di Kabupaten Rejang Lebong.

BACA JUGA:Petani Kopi Temukan Rafflesia Mekar di Dekat Kebun Kopi Trans Derati Kota Padang Rejang Lebong

"Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram seharusnya tidak terjadi, mengingat alokasi yang mencukupi setiap harinya. Namun, momen Ramadhan dan Lebaran meningkatkan permintaan gas tanpa adanya pembatasan pembelian tabung gas oleh masyarakat," ungkap Nowan.

Penambahan alokasi gas dari Pertamina tidak dilakukan, dan terdapat oknum yang menjual tabung gas di atas HET dengan harga 20 ribu per tabung, menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga.

"Jika pembelian tabung gas dibatasi, maka tidak akan terjadi kelangkaan dan harga yang stabil bagi masyarakat," tambah Nowan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: