HONDA

Ini Dia 3 Sosok Bertarung di Pilkades PAW di Rejang Lebong

Ini Dia 3 Sosok Bertarung di Pilkades PAW di Rejang Lebong

Ini Dia 3 Sosok Bertarung di Pilkades PAW di Rejang Lebong --badri/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW)  digelar di Desa Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Pilkades PAW di Rejang Lebong ini diikuti 3 calon kepala Desa (Cakades).

Penasaran? Ini dia sosok 3 Cakades yang bertarung di Pilkades PAW di Rejang Lebong di Desa Kampung Baru.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Rejang Lebong, Suradi Ripai, SP, M.Si membenarkan.

Ketiga orang Cakades tersebut, yakni Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rudi Ramadani, dengan nomor urut 1.

BACA JUGA:Cara Mudah Pindahkan M-Banking BCA ke HP Baru tanpa Mesti ke Bank, Ikuti 11 Langkah Berikut Ini

Lalu Bambang Mardiansyah, Cakades nomor urut 2, dan Guritno, Cakades Kampung Baru nomor urut 3.

"3 orang calon Kades PAW, dengan sistem elemen masyarakat desa setempat. Sedangkan untuk biaya di bebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes)," terang Suradi.

Desa Kampung Baru sendiri, sambung Suradi Ripai, masuk dalam Pilkades tahun 2020 lalu. 

Sehingga hanya menjalani sisa masa jabatan dan ditambah 2 tahun, setelah adanya revisi undang undang tentang desa.

BACA JUGA:6 Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan Tubuh dan Psikologis, Kenali Syaratnya

"Jelas menjalani masa jabatan sisa untuk kades PAW namun tetap bertambah masa jabatan karena pengaruh revisi UU tentang desa," ujar Suradi Ripai.

Untuk diketahui, sejauh ini di Kabupaten Rejang Lebong ada 2 jabatan kepala desa dari 56 kepala desa yang terpilih pada pilkades serentak 2020, lalu dilakukan PAW.  

Lantaran satu orang terjerat kasus hukum yakni Kades Karang Pinang, Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU) pada 14 November 2020 dan kemudian dilakukan Pilkades ulang pada 2021.

Sedangkan PAW kades lainnya ialah di Desa Selamat Sudiarjo, Kecamatan Bermani Ulu pada 12 Oktober 2022, setelah kades terpilih pada pilkades serentak 2020 meninggal dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: