Jelang Ramadan, Dinsos dan Satpol PP Bengkulu Gencarkan Razia Gepeng, Ini Alasannya!

Jelang Ramadan, Dinsos dan Satpol PP Bengkulu Gencarkan Razia Gepeng, Ini Alasannya!--Nova Dwi Amanda/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Menyambut bulan suci Ramadan 2025, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan menggencarkan razia terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng) yang berkeliaran di wilayah perkotaan.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi peningkatan jumlah gepeng, yang kerap melonjak menjelang Ramadan seperti tahun-tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Miris! Jalan Rusak di Bengkulu Selatan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar
BACA JUGA:Bappelitbangda Mukomuko Resmi Berubah Jadi Baperida, Ini Dampaknya!
Kepala Dinsos Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan dan penertiban secara intensif.
"Jika mereka berasal dari Kota Bengkulu, kami akan memasukkan mereka ke dalam daftar penerima bantuan sosial. Namun, jika berasal dari luar daerah, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah asal mereka untuk proses pemulangan," jelas Sahat.
BACA JUGA:Mendukung Kualitas Tidur: Warna Sprei yang Meningkatkan Lingkungan Tidur Menenangkan
BACA JUGA:Skincare: Investasi Masa Depan untuk Kulit Sehat dan Percaya Diri
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menyalurkan sedekah melalui lembaga resmi seperti Baznas atau panti asuhan, agar bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Sahat menambahkan, dalam beberapa razia sebelumnya ditemukan fakta mengejutkan: banyak gepeng yang sebenarnya memiliki kendaraan dan ponsel pintar, namun tetap mengemis karena dianggap lebih mudah mendapatkan uang.
"Bahkan dalam beberapa operasi, ditemukan gepeng yang menyimpan uang dalam jumlah cukup besar," ujarnya.
BACA JUGA:Lokasi yang Berpotensi: 6 Tempat Persembunyian Ular yang Perlu Diwaspadai
BACA JUGA:Merajut Tradisi Menyambut Ramadan: Kearifan Lokal di Berbagai Daerah Nusantara Pererat Silaturahmi
Melalui operasi ini, pemerintah berharap dapat menciptakan kota yang lebih tertib selama Ramadan serta mengarahkan para gepeng ke jalur yang lebih produktif, seperti pelatihan keterampilan dan bantuan sosial yang tepat sasaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: