Ghosting, Kenapa Orang yang Kamu Tinggalkan Bisa Jadi yang Kamu Butuhkan Nanti?

Ghosting bukan cuma soal menghilang tanpa jejak. Ada dampak besar bagi yang di-ghosting maupun yang meng-ghosting.--Freepik.com/freepik
RAKYATBENGKULU.COM - Ghosting itu kayak tiba-tiba hilang tanpa jejak saat lagi dekat sama seseorang, entah di hubungan romantis, pertemanan, atau bahkan dunia kerja.
Tanpa ucapan pamit, tanpa alasan, cuma menghilang begitu saja.
Buat yang di-ghosting, rasanya nggak enak banget. Ada perasaan bingung, kecewa, bahkan sakit hati karena nggak tahu apa salahnya.
Sementara buat yang meng-ghosting, mungkin awalnya merasa aman karena nggak perlu konfrontasi atau drama.
Tapi, siapa sangka, bisa aja suatu saat justru butuh orang yang dulu pernah ditinggalkan begitu saja.
BACA JUGA:Kenapa Video Random Bisa FYP? Ini Cara Kerja Algoritma TikTok yang Perlu Kamu Tahu!
BACA JUGA:Red Flag yang Sering Dianggap Green Flag, Jangan Sampai Ketipu!
Dampak Ghosting Buat yang Di-Ghosting
Ghosting bukan sekadar soal “ya udah lah” atau “mungkin emang bukan jodoh”.
Ada efek psikologis yang nyata bagi yang mengalaminya:
• Kehilangan Kepercayaan
Susah percaya lagi sama orang lain karena trauma ditinggalkan tanpa penjelasan.
• Merasa Tidak Berharga
Bisa bikin overthinking dan bertanya-tanya, “Apa aku nggak cukup baik?”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: