142 Relawan Bencana Akan Kembali Bertugas di Bengkulu Selatan, Fokus Antisipasi Banjir dan Longsor
142 Relawan Bencana Akan Kembali Bertugas di Bengkulu Selatan, Fokus Antisipasi Banjir dan Longsor--Foto KORANRB.ID
RAKYATBENGKULU.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali mempersiapkan langkah strategis dalam menghadapi potensi bencana di penghujung tahun.
Salah satunya dengan mengaktifkan kembali relawan bencana di seluruh desa.
Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Selatan, Hen Yepi, S.pI, menegaskan relawan desa ini akan menjadi ujung tombak percepatan penanganan bencana di lapangan.
“Segera kita aktifkan lagi, paling lambat tahun depan,” katanya.
Ia menjelaskan, setiap desa memiliki satu orang relawan sehingga total ada 142 relawan yang tersebar di 142 desa di 11 kecamatan.
BACA JUGA:Program Makan Bergizi Gratis Perdana di Bengkulu Selatan Disambut Meriah Pelajar SMAN 2
BACA JUGA:Audit Jadi Penentu, Kejari Bengkulu Tunggu Hitungan Kerugian Negara Kasus Labkesda
Relawan ini sempat nonaktif setelah masa pandemi Covid-19, ketika sebelumnya mereka ditempatkan di posko-posko perbatasan antarwilayah Bengkulu Selatan – Kaur, Bengkulu Selatan – Lahat, hingga Bengkulu Selatan – Seluma.
“Nanti relawan ini akan mendapatkan pelatihan khusus dari kita untuk menghadapi tantangan bencana,” ujarnya.
Hen menambahkan, relawan tidak digaji bulanan, namun akan memperoleh insentif ketika turun langsung membantu pemerintah dalam situasi bencana.
Selain mengaktifkan relawan, BPBD Bengkulu Selatan juga memastikan ketersediaan stok bantuan masa panik dalam kondisi aman.
Tambahan pasokan logistik dari BPBD Provinsi Bengkulu memperkuat cadangan bantuan yang sudah ada.
“Untuk saat ini bantuan masa panik aman, semuanya siap kami salurkan ketika ada bencana melanda. Bantuan ini kami simpan di gudang,” terang Hen.
BACA JUGA:Entaskan Kemiskinan, Bupati Lebong Azhari Ajukan Sejumlah Program ke BP Taskin
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

