HONDA

Pemprov Bengkulu Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tak Panik

Pemprov Bengkulu Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tak Panik

Pemprov Bengkulu Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tak Panik--Foto Antaranews.com

RAKYATBENGKULU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengambil langkah tegas untuk mencegah aksi pembelian panik (panic buying) bahan bakar minyak (BBM) akibat kendala distribusi yang terjadi menyusul pendangkalan alur di Pelabuhan Pulau Baai.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menegaskan bahwa Pemprov telah mengeluarkan surat edaran yang melarang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melayani pembelian BBM dalam jumlah besar. 

Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas pasokan BBM di wilayah tersebut.

"Kami sudah menerbitkan surat edaran melarang SPBU melayani pembelian dalam jumlah besar," ujar Mian dikutip Antaranews.com.

BACA JUGA:BRI Raih 2 Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A, Konsisten Terapkan Prinsip ESG

BACA JUGA:Lapas Kelas IIA Curup Fasilitasi Kunjungan Khusus Lebaran untuk WBP, Silaturahim Lebih Bermakna

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi isu kelangkaan yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat. 

Selain itu, ia juga meminta petugas SPBU untuk tetap disiplin dalam menjalankan aturan dan tidak bekerja sama dengan oknum yang berupaya melakukan pembelian dalam jumlah besar demi keuntungan pribadi.

"Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan 'panic buying' dengan memborong BBM di SPBU. Namun yang lebih penting, petugas SPBU juga harus disiplin dan tidak bermain mata dengan oknum pembeli yang ingin membeli dalam jumlah besar," tambahnya.

Untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman, Pemprov Bengkulu terus melakukan koordinasi dengan Pertamina serta memantau jalur distribusi dari terminal hingga ke masyarakat.

Selain itu, guna mengatasi kendala akibat pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai, Pertamina telah menyiapkan jalur distribusi alternatif melalui darat dari Mukomuko dan Teluk Bayur.

BACA JUGA:Negara dengan Jam Kerja Terpanjang di Dunia: Dampak dan Tantangan bagi Pekerja

BACA JUGA:Surga Pecinta Arsitektur: Kota dengan Arsitektur Terindah di Dunia

Langkah ini diharapkan dapat menjaga pasokan BBM tetap stabil, terutama menjelang periode Lebaran Idul Fitri 2025, saat konsumsi BBM cenderung meningkat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait