HONDA

Cegah Kasus Keracunan, Pemkab Bengkulu Tengah Perketat Pengawasan MBG

Cegah Kasus Keracunan, Pemkab Bengkulu Tengah Perketat Pengawasan MBG

Cegah Kasus Keracunan, Pemkab Bengkulu Tengah Perketat Pengawasan MBG--Foto KORANRB.ID

RAKYATBENGKULU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap kualitas bahan pangan yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Langkah ini diambil menyusul adanya kasus siswa keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG di Kabupaten Lebong beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri, SP, MT, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memastikan keamanan pangan yang dikelola oleh dapur MBG.

“Dapur umum kita masih satu. DKPP bersama Dinkes akan melakukan pengawasan terhadap dapur MBG milik Yayasan Putri Sungai Lemau. Sebab kita tidak ingin kejadian di Kabupaten Lebong terjadi di Bengkulu Tengah,” terangnya.

BACA JUGA:Tujuh Bulan, 180 Kasus Gigitan Hewan Rabies Tercatat di Rejang Lebong

BACA JUGA:Bus Perintis Damri Resmi Beroperasi di Bengkulu Selatan, Tarif Mulai Rp10 Ribu

Helmi menjelaskan, pengawasan akan dilakukan mulai dari proses pemilihan bahan pangan segar, penyimpanan, hingga cara pengolahan di dapur umum.

“Kita akan melakukan pemantauan. Kita akan bersurat kepada pihak yayasan. Kami targetkan kunjungan ke dapur MBG sudah dapat dilaksanakan awal September ini,” ujarnya.

Menurut Helmi, standar kebersihan dan kualitas bahan makanan menjadi hal mutlak agar program MBG benar-benar bermanfaat bagi siswa.

 “Kita berharap bahan pangan yang disiapkan benar-benar segar. Pengelolaan sesuai standar yang ditetapkan BGN,” tambahnya.

Agar pengawasan lebih maksimal, DKPP Bengkulu Tengah juga telah melayangkan surat resmi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meminta petunjuk teknis (Juknis) pengawasan MBG. 

BACA JUGA:Menkomdigi Harap Fitur Live TikTok Segera Dibuka Kembali, Dampak ke UMKM Jadi Perhatian Pemerintah

BACA JUGA:Polda Bengkulu Tegaskan Siap Tindak Tegas Aksi Anarkis

Hingga kini, pihaknya masih menunggu respons terkait mekanisme resmi yang harus dijalankan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait