Oleh karena jumlah kalori mie lebih tinggi, itu juga berarti mie instan bisa membuat tubuh lebih cepat gemuk dibandingkan nasi putih.
Jumlah kalori pada mie instan juga akan semakin bertambah, jika kamu menyajikannya dengan bahan lain, seperti sosis, kornet, atau keju.
Begitu juga saat kamu mengonsumsi nasi dan menambahkan mie instan sebagai lauknya untuk dikonsumsi.
BACA JUGA:Kandungan Nutrisi yang Sedikit, Ini 5 Bahaya Makan Mie Instan Terlalu Sering
Sudah dipastikan kalori yang masuk ke dalam tubuh tentunya akan menjadi lebih banyak.
Adanya kebiasaan menjadikan mie instan sebagai lauk pendamping makan nasi memang sudah terlihat lumrah pada sebagian besar masyarakat Indonesia.
Namun, sebenarnya ini tidak disarankan karena asupan kalori yang berlebihan akan menyebabkan kenaikan berat badan.
Selain tinggi kalori, mie instan juga umumnya rendah akan nutrisi, seperti protein, vitamin, serta mineral.
Jika ini dikonsumsi terlalu sering dan tanpa tambahan makanan sehat lainnya, maka mie instan akan membuat tubuh kekurangan nutrisi.
BACA JUGA:Indomie Goreng Rasa Kuah, Benarkah Jadi Produk Gagal di Pasaran?
Pentingnya Membatasi Konsumsi Mie Instan dan Nasi
Mie instan umumnya memiliki kandungan karbohidrat, lemak, serta sodium atau MSG yang banyak.
Nah, jika dikonsumsi berlebihan, maka makanan ini bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit.
Mulai dari tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung, serta masalah pada ginjal.
Dan begitu juga dengan nasi putih.
Menurut beberapa riset, mengonsumsi nasi putih terlalu banyak akan meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes, terutama jika disertai dengan pola makan tinggi gula dan jarang berolahrga.