Langkah pertama adalah menyadari bahwa ancaman bukanlah metode yang sehat untuk mendisiplinkan anak.
Cobalah mengganti ancaman dengan penjelasan yang logis dan penuh empati.
2. Bangun Komunikasi Positif
Gunakan pendekatan yang lebih lembut dan positif saat berbicara dengan anak.
Berikan pujian ketika mereka berperilaku baik dan fokus pada penguatan perilaku positif daripada menghukum atau mengancam.
BACA JUGA:Kernet Tronton Tewas Tersengat Listrik di Kaur, Polisi Dalami Penyebab Kejadian
BACA JUGA:Resep Herbal untuk Membersihkan Paru-paru dan Hilangkan Batuk dengan 3 Bahan Alami
3. Ajarkan Konsekuensi Alami
Alih-alih memberikan ancaman, biarkan anak memahami konsekuensi alami dari tindakan mereka.
Contohnya, jika mereka tidak merapikan mainan, mereka mungkin kesulitan menemukan mainan kesayangan di kemudian hari.
4. Tunjukkan Rasa Kasih Sayang
Anak-anak yang merasa dicintai dan dihargai cenderung lebih mudah diarahkan.
Luangkan waktu untuk menunjukkan bahwa Anda peduli dan mendengarkan perasaan mereka.
Sehingga mereka merasa aman berbicara tentang apa pun.
BACA JUGA:Kesan Mendalam, Ini 7 Momen Sederhana Orang Tua yang Selalu Dikenang Anak
BACA JUGA:Bagaimana Meningkatkan Kreativitas Diera Sekarang? Ini 7 Cara Sederhana untuk Anak Muda!