Dinas Pertanian Mukomuko Ajukan Proposal ke Kementerian untuk Perbaikan JUT
Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Ir. Pitriyani Ilyas--Bayu/Rakyatbengkulu.com
MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Pemkab Mukomuko melalui Dinas Pertanian, terus berupaya memperkuat infrastruktur pertanian guna mendukung produktivitas petani di berbagai wilayah.
Sepanjang tahun 2025, fokus utama kegiatan pembangunan fisik diarahkan pada peningkatan sarana penunjang pertanian, terutama perbaikan dan pembangunan Jaringan Usaha Tani (JUT).
Selain itu, sektor irigasi juga mendapatkan perhatian khusus.
Kabupaten Mukomuko menjadi salah satu penerima program Inpres Irigasi tahap I dan II, yang bertujuan untuk memperbaiki jaringan irigasi tersier, agar distribusi air ke lahan pertanian warga lebih merata.
Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Ir. Pitriyani Ilyas, mengungkapkan bahwa meskipun sejumlah pembangunan sudah berjalan, kebutuhan untuk perbaikan JUT di lapangan masih sangat besar.
Banyak jaringan usaha tani yang rusak atau tidak berfungsi optimal, yang memerlukan perhatian serius.
“Kalau kita lihat di lapangan, masih banyak JUT yang kondisinya butuh penanganan segera. Sementara kemampuan keuangan daerah melalui APBD belum mampu menutupi seluruh kebutuhan pembangunan tersebut,” ujar Pitriyani Ilyas, Jumat 10 Oktober 2025.
Dengan keterbatasan anggaran daerah, Dinas Pertanian Mukomuko mengambil langkah strategis dengan mengajukan proposal bantuan ke Kementerian Pertanian.
Harapannya, kebutuhan pembangunan JUT di Kabupaten Mukomuko dapat diprioritaskan melalui program pusat pada tahun anggaran 2026.
BACA JUGA:Wali Kota Bengkulu Bersama DPD RI Bahas Peningkatan Program MBG di Kota
BACA JUGA:Adat Bertemu Hukum, Kejati Bengkulu Terima Kunjungan Badan Musyawarah Adat Provinsi Bengkulu
“Sejak awal kami sudah berkoordinasi dengan BPP di setiap kecamatan untuk mendata JUT yang rusak atau perlu dibangun kembali. Kami minta agar laporan tersebut dilengkapi dengan titik koordinatnya. Data itu yang nanti akan kami serahkan ke kementerian sebagai dasar pengajuan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

