HONDA

Aksi Curanmor di Jalan Merawan Terekam CCTV

Aksi Curanmor di Jalan Merawan Terekam CCTV

   

BENGKULU - Aksi pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) di jalan Merawan RT 22 RW 06 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu, terekam kamera pengawas (CCTV). Sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BD 2170 CB milik Prapti Kanthi Rahayu (25) digondol maling.

Motor saat dicuri terparkir dengan posisi stang terkunci. Tepat disamping gang yang bersebelahan dengan rumah sekaligus menjadi toko aksesoris miliknya. Dikatakan korban, peristiwa itu bermula saat dirinya seperti biasa pada, Kamis (6/5) pagi memarkirkan sepeda motor ditempat tersebut sembari membuka toko.

Seperti hari-hari biasa, korban kemudian berjualan di toko dengan melayani pelanggan yang datang. Kemudian sekitar pukul 21.00 WIB saat korban menutup toko dan mencoba mengecek keberadaan sepeda motor, korban mendapati sepeda motor tersebut sudah tidak ditempat.

"Saya parkir kayak hari biasa disana karena parkir di depan rumah dan toko ini penuh dengan kendaraan pelanggan, kemudian saya kerja melayani pelanggan datang. Nah saat malam waktu mau tutup toko dan ngecek, motor sudah hilang," cerita korban, Sabtu (8/7).

Lantaran curiga korban kemudian mencoba mencari tahu melalui rekaman CCTV miliknya dan sekitar. Dari rekaman CCTV didapati bahwa motor korban telah dicuri oleh sepasang pria yang diduga telah mengincar keberadaan sepeda motor tersebut.

"Saat dicek dari rekaman CCTV toko dan juga CCTV tetangga yang mengarah kearah rumah ternyata tampak sepeda motor diambil oleh dua orang pria," tambah korban.

Dari rekaman CCTV tampak pelaku berjumlah dua orang. Awalnya mengendarai sepeda motor jenis matic berwarna hitam melintas bolak-balik di depan kediaman dan toko korban. Selang beberapa waktu kedua pelaku tersebut masuk ke dalam gang yang ada di sebelah rumah korban, tempat motor terparkir.

Tak butuh waktu lama kedua orang tersebut lalu keluar gang dengan salah satu pelaku sudah membawa kabur motor milik korban. Akibatnya korban mengalami kerugian berkisar Rp 7 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. (tok)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: