HONDA

Cabang Syarhil Quran, Peserta Banyak Lupa

Cabang Syarhil Quran,  Peserta Banyak Lupa

 

KAUR, rakyatbengkulu.com – Seluruh perwakilan kabupaten/kota sudah mulai mengikuti setiap cabang di ajang MTQ ke XXXV di Kabupaten Kaur,  (24/5).

Salah satu lokasi lomba di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Kaur, yakni untuk cabang Syarhil Quran.

Koordinator perlombaan untuk Cabang Syarhil Quran, Martin Yusuf, M.Si mengatakan untuk cabang ini hanya diikuti 8 kabupaten dan Kota Bengkulu.

Dalam peraturan cabang perlombaan ini, peserta akan memilih 4 dari  8 tema yang akan ditampilkan. BACA JUGA: Pemain Drumband Pingsan, Pak Pelatih Bilang Tak dapat Makan

Setelah 4 dipilih sebelum tampil keempat pilihan tema tersebut akan dikocok kembali, hingga keluar 1 pilihan tema dan itu yang akan ditampilkan.

“Kita bisa lihat dalam perhelatan perlombaan tingkat Provinsi Bengkulu ini, memang dibutuhkan utusan yang benar-benar siap dan hafal.

Dari 4 tema yang dipilih sebenarnya, kalau hanya menghafal 1 tema belum tentu tema tersebut keluar saat diundi.

Maka dari itu banyak kita lihat, ketika tampil peserta terdiam, kebingungan di atas panggung,” kata Martin.

Martin menambahkan, 1 kelompok perwakilan daerah terdiri dari 3 orang.

Setiap kelompok juga tidak diperbolehkan mengenalkan diri dan memberitahu asal dari mana, untuk menjaga profesional dan objektif para dewan hakim yang bertugas.

Untuk peserta hanya diberi nomor urut.

Dalam cabang perlombaan Syarhil Quran ini terdapat 6 dewan hakim yang bertugas dari LPTQ Provinsi Bengkulu.

Kriteria Lomba

Yang menjadi kriteria penilaian yaitu syarhan, tilawah dan saritilawah.

Seperti isi retorika, dan kefasihan melantunkan ayat suci harus sesuai tema.

“Untuk pelaksanaan babak pengisian cabang lomba ini diikuti 8 kelompok.

4 kelompok laki-laki dan 4 kelompok perempuan.

Nantinya akan tersisih 2 kelompok, jadi hanya 6 kelompok, terdiri dari putra 3 kelompok, dan putri 3 kelompok yang akan dilanjutkan ke babak selanjutnya,” terang Martin.

Salah satu peserta Cabang Syarhil Quran nomor urut Sx 005 mengakui, saat tampil tema yang dihafal berbeda dengan tema undian yang keluar.

Hal seperti ini hampir merata terjadi di seluruh peserta.

Ada beberapa kalimat yang terlupa, memang sudah menghafal namun terkadang faktor lupa mengalahkan segalanya.

Disambut Antusias

Peserta Lomba Kaligrafi dan Hiasan Mushab sangat antusias dan penuh sinergitas demi memberikan hasil yang terbaik.

Pada perlombaan Cabang Hiasan Mushab hari pertama diikuti sebanyak 17 peserta yang terdiri dari 9 putra dan 8 putri.

Sedangkan untuk lomba seni kaligrafi diikuti sebanyak 16 peserta terdiri dari 8 putra dan 8 Putri. BACA JUGA>>>

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: