HONDA

Jelang Idul Adha 2025, 113 Ribu Hewan Kurban Siap di Mukomuko

Jelang Idul Adha 2025, 113 Ribu Hewan Kurban Siap di Mukomuko

Kepala Distan Mukomuko, Fitriani Ilyas--Bayu/Rakyatbengkulu.com

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko memastikan bahwa ketersediaan hewan kurban di wilayah ini dalam kondisi aman dan mencukupi.

Kepala Distan Mukomuko, Fitriani Ilyas menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara, jumlah hewan kurban yang tersedia meliputi sapi, kerbau, dan kambing mencapai lebih dari 113 ribu ekor.

"Dengan jumlah hewan qurban sebanyak 113 ribu ekor ini, saya pastikan sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan bagi masyarakat di Mukomuko ini yang akan melaksanakan kurban. Jadi saya rasa tidak perlu lagi memasok atau mendatangkan hewan kurban dari luar daerah," ujarnya pada Senin 12 Mei 2025.

Fitriani juga menjelaskan bahwa petugas dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Mukomuko akan melakukan pengecekan kondisi kesehatan hewan kurban sebelum disembelih.

BACA JUGA:Seluruh Korban KM Tiga Putra Telah Terdata, Basarnas Bengkulu Fokus Layani Pengaduan Keluarga

BACA JUGA:Bingung Mau Masak Apa Hari Ini? Ini 5 Resep Sambal Nusantara Simpel dan Populer yang Bisa Kamu Coba di Rumah

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar masyarakat tidak mengonsumsi daging dari hewan yang terinfeksi penyakit.

“Seluruhnya akan kita cek kondisinya. Kami ingin, daging Qurban yang akan dikonsumsi masyarakat itu sehat. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi khawatir akan ancaman berbagai penyakit yang disebabkan dari daging yang tidak sehat,” jelasnya.

Jika ditemukan hewan dalam kondisi sakit, maka petugas tidak akan mengeluarkan rekomendasi penyembelihan. 

Begitu juga dengan daging qurban, akan diperiksa sebelum dibagikan ke masyarakat.

Lebih lanjut, Fitriani mengimbau masyarakat yang akan membeli hewan kurban agar melibatkan tenaga kesehatan hewan untuk pemeriksaan kondisi fisik hewan tersebut. 

BACA JUGA:Update! Polresta Bengkulu Amankan Nahkoda dan 5 ABK KM Tiga Putra Terkait Tragedi Tenggelamnya Kapal Wisata

BACA JUGA:Kapolresta: Penumpang KM Tiga Putra Bukan Studi Tour, Tapi Wisatawan Mandiri

Hal ini penting mengingat masih adanya potensi penyebaran penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Jembrana.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: