Seluruh Korban KM Tiga Putra Telah Terdata, Basarnas Bengkulu Fokus Layani Pengaduan Keluarga
Barang-barang milik korban insiden KM Tiga Putra --Nova/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Proses evakuasi korban kapal wisata KM Tiga Putra resmi dinyatakan selesai.
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang yang berjumlah 104 orang, terdiri dari 98 wisatawan dan 6 kru kapal. Tidak ada lagi korban yang dilaporkan hilang di laut.
Kepala Basarnas Kota Bengkulu, Muslikun Sodik menjelaskan bahwa sejak awal kejadian, pihaknya telah membuka posko pencarian dan informasi di Mess Pemda, yang berfungsi sebagai pusat pelaporan bagi keluarga korban.
"Seluruh korban sudah berhasil dievakuasi, termasuk kru kapal. Tidak ada lagi yang dilaporkan hilang. Dengan ini, pencarian resmi kami hentikan," kata Muslikun Sodik, Senin 12 Mei 2025.
BACA JUGA:Daftar Nama Korban KM Tiga Putra: 3 di ICU, 10 Dirawat Inap
Posko tersebut kini resmi ditutup seiring selesainya proses evakuasi dan pendataan penumpang.
Namun, Basarnas tetap membuka layanan informasi terbatas untuk melayani pengaduan atau laporan lanjutan dari keluarga korban yang mungkin masih memiliki urusan terkait kejadian.
Dalam proses pencarian terakhir, tim menemukan sebuah tas berisi dompet, kartu identitas, handphone, dan uang tunai sebesar Rp700 ribu.
Barang-barang tersebut diduga milik Suantra, salah satu korban meninggal dunia asal Muaro Bungo.
BACA JUGA:BBM Non-Subsidi Turun Harga! Ini Daftar Terbaru di Bengkulu Mulai 12 Mei 2025
Basarnas menyampaikan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses pencarian, termasuk nelayan lokal, relawan, personel TNI-Polri, hingga masyarakat sekitar.
"Selama proses ini, koordinasi dan solidaritas antar tim sangat luar biasa. Kami ucapkan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi semua pihak," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

