HONDA

Enggano Terancam Terisolasi, Pemkab Bengkulu Utara Kirim Bantuan Bahan Pokok

Enggano Terancam Terisolasi, Pemkab Bengkulu Utara Kirim Bantuan Bahan Pokok

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata--Dok/KORANRB.ID

RAKYATBENGKULU.COM - Pulau Enggano, salah satu pulau terluar di Provinsi Bengkulu, menghadapi krisis logistik akibat terhentinya pelayaran selama lebih dari dua minggu.

Pendangkalan alur di Pelabuhan Pulau Baai menyebabkan kapal tidak dapat bersandar, menghambat distribusi bahan pokok dan bahan bakar ke pulau tersebut.

Sebagai respons, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara mengirimkan bantuan bahan pokok ke Kecamatan Enggano pada Senin 14 April 2025.

Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.Ap, menyatakan bahwa pengiriman ini bertujuan memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat Enggano.

BACA JUGA:Ribuan Kendaraan Dinas di Seluma Dikumpulkan: Pemkab Tertibkan Aset dan Siapkan Mobnas Baru

BACA JUGA:Baru 37 Hari, Program 100 Hari Kerja Bupati Kaur Sudah Capai 60 Persen Realisasi

“Kita besok (hari ini, red) akan mengirimkan bantuan bagi masyarakat Enggano, bahan pokok,” tegasnya.  

Kondisi ini telah menyebabkan harga bahan pokok melonjak tajam. 

Windi Aprilia, seorang perempuan adat Enggano, mengungkapkan bahwa harga bawang telah mencapai Rp70.000 per kilogram, minyak goreng Rp26.000, dan telur sudah tidak tersedia di warung.

Selain bahan pokok, Pemkab juga berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), terutama solar, yang vital untuk aktivitas masyarakat dan sumber daya listrik.

BACA JUGA:Bandara Soekarno-Hatta Siap Sambut Musim Haji 2025, Layanan Lebih Nyaman di Terminal Baru

BACA JUGA:Resmi Tutup Setelah 33 Tahun, Tupperware Pamit dari Indonesia: 'Lebih dari Sekadar Produk'

Bupati Arie menekankan pentingnya pemantauan terus-menerus terhadap kebutuhan pokok dan BBM di Enggano.

“Bahan pokok dan bahan bakar minyak ini sangat penting, karena ini terkait dengan kebutuhan pokok dan aktivitas masyarakat, maka terus kita pantau ketersediaannya,” kata Arie.  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait