Update! 2 Jembatan Gantung dan Pagar Sekolah Ambruk Akibat Banjir Bandang Lebong

Selasa 16-04-2024,15:12 WIB
Reporter : Badri
Editor : Heri Aprizal

LEBONG, RAKYATBENGKULU.COM - Update banjir bandang Lebong, sebanyak 2 jembatan gantung dan pagar sekolah ambruk akibat banjir dari meluapnya Sungai Ketahun.

Camat Topos Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, Zerly Lawdy, SH menuturkan, hingga saat ini banjir sudah mulai surut, begitu juga dengan air sungai Ketahun.

Pihak Polsek Rimbo Pengadang dan Koramil bersama warga mulai membersihkan material sampah bekas banjir bandang.

Dari pendataan sementara pihak Kecamatan Topos Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu terdapat dua jembatan gantung akses penduduk Desa Talang Donok menuju perkebunan putus.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Sungai Ketahun Lebong Bengkulu Meluap, Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir

Kemudian, pagar sekolah ambruk dan tiga rumah rusak sedang akibat dampak banjir bandang dari meluapnya Sungai Ketahun sejak pagi tadi, Selasa, 16 April 2024.

"Dari pendataan sementara ada 2 jembatan gantung akses masyarakat ke kebun putus, tiga rumah rusak sedang dan pagar sekolah menengah pertama ambruk dan sekitar hektaran sawah gagal panen," ungkap Zerly.

Meluapnya sungai Ketahun akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut merendam ratusan rumah warga Desa Talang Donok Kecamatan Topos dan saat ini sudah mulai surut.

Disebutkan Zerly, peristiwa banjir bandang meluapnya sungai Ketahun ini adalah yang terparah setelah tahun 1995 lalu yang juga merendam kawasan Desa Talang Donok Kecamatan Topos.


Pihak Polsek Rimbo Pengadang dan Koramil bersama warga mulai membersihkan material sampah bekas banjir bandang.--Badri/rakyatbengkulu.com

BACA JUGA:Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Bengkulu Aman, Pertamina Cek Langsung ke Pangkalan

"Saat ini sudah didirikan 4 titik dapur umum untuk melayani masyarakat Desa Talang Donok termasuk posko bencana," jelasnya.

"Apakah akan didirikan pos pengungsian masih akan dibicarakan dengan pihak PemerintahDaerah Kabupaten Lebong dan BPBD Lebong," terangnya.

Sementara itu, sepanjang peristiwa banjir bandang meluapnya sungai Ketahun tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material yang dialami masyarakat Talang Donok berkisaran ratusan juta rupiah. 

"Kita juga terus berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong untuk penanganan dampak penyakit pascabanjir yang bisa saja terjadi, termasuk masyarakat diimbau waspada banjir bandang susulan," pungkasnya.

Kategori :