Penyebab Karat Daun Pada Tanaman Kelapa Sawit, Ini Dampak yang Bisa Ditimbulkan

Minggu 06-10-2024,14:36 WIB
Reporter : Hendri Saputra
Editor : Heri Aprizal

Mereka mulai berkecambah dan menyusup ke dalam jaringan daun, menghasilkan bercak - bercak yang khas.

BACA JUGA:Apa Dampak Gunakan Garam Sebagai Pupuk Tanaman Kelapa Sawit?

BACA JUGA:Penerima Program Replanting Menurun, 6 Ribu Hektare Lahan Kebun Kelapa Sawit Direplanting

Faktor-faktor Penyebab

Penyebaran penyakit ini didukung oleh beberapa faktor lingkungan, seperti:

- Kelembaban yang tinggi: Daerah dengan curah hujan yang tinggi atau kelembaban yang konsisten cenderung menjadi lokasi utama berkembangnya Cephaleuros virescens.

- Kondisi ventilasi yang buruk: Kebun kelapa sawit yang terlalu rapat tanpa sirkulasi udara yang baik akan memperparah kondisi infeksi.

- Drainase yang buruk: Air yang tergenang di area perkebunan menciptakan kondisi yang ideal untuk pertumbuhan alga.

BACA JUGA:Apa Dampak Gunakan Garam Sebagai Pupuk Tanaman Kelapa Sawit?

BACA JUGA:Penerima Program Replanting Menurun, 6 Ribu Hektare Lahan Kebun Kelapa Sawit Direplanting

Dampak Terhadap Tanaman:

- Meskipun infeksi, Cephaleuros virescens jarang menyebabkan kematian tanaman secara langsung.

Penyakit ini dapat mengganggu proses fotosintesis tanaman karena banyaknya daun yang rusak atau mati.

- Jika tidak ditangani, penurunan produktivitas kelapa sawit bisa terjadi karena tanaman tidak dapat memanfaatkan energi secara maksimal untuk pembentukan buah.

Cara Pengendaliannya:

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Bengkulu September 2024 Turun ke Rp2.600 per Kilogram

BACA JUGA:Ini Dia Harga Jual Terbaru TBS Kelapa Sawit di Bengkulu yang Ditetapkan Dinas TPHP

- Sanitasi kebun: Mengurangi kelembaban di sekitar kebun dengan cara memangkas tanaman yang terlalu rapat dan memastikan adanya sirkulasi udara yang baik di antara tanaman.

- Pengendalian kimiawi: Penggunaan fungisida tembaga seperti tembaga hidroksida atau tembaga oksiklorida dapat mengendalikan penyebaran alga ini. 

Kategori :