HONDA

Bappeda Sebut Camat Pino Sebagai Camat Terbaik di Bengkulu Selatan Berkat Program Serbu Desa

Bappeda Sebut Camat Pino Sebagai Camat Terbaik di Bengkulu Selatan Berkat Program Serbu Desa

Kepala Bappeda Bengkulu Selatan dalam acara Musrenbangcam di Kecamatan Pino, Bengkulu Selatan --Heru/rakyatbengkulu.com

BENGKULU SELATAN, RAKYATBENGKULU.COM – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) BENGKULU SELATAN, Fikri Aljauhari menyebut Camat Pino sebagai camat terbaik di BENGKULU SELATAN berkat inisiatif program Serbu Desa

Program ini fokus pada perbaikan sarana dan infrastruktur desa secara mandiri dengan melibatkan gotong royong masyarakat, tanpa menunggu bantuan dari Pemerintah Kabupaten.

Dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (MUSRENBANGCAM) yang digelar di Kecamatan Pino, Fikri menyampaikan bahwa Kecamatan Pino menerima anggaran terbesar di tahun 2024, yakni sebesar Rp38 milyar. 

Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai proyek pembangunan, termasuk penanganan preservasi jalan di beberapa desa seperti Sebilo, Puding, Ganjuh dan Tanjung Aur 1 oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

BACA JUGA:Persiapan Pelaksanaan Susenas Maret dan Seruti 2025 Dihadiri BPS Bengkulu Selatan di Aula KPPN

BACA JUGA:Dinkes Imbau Warga Jaga Kebersihan, DBD Tembus 13 Kasus di Kota Bengkulu

"Selama tahun 2024 telah dilaksanakan anggaran sebesar 38 milyar yang telah tersalurkan di Kecamatan Pino, yang mana merupakan Kecamatan dengan porsi terbesar yang dapat pembangunan di tahun 2024, mulai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), ada penanganan long segment (preservasi jalan) di Desa Sebilo, Puding, Ganjuh, Tanjung Aur 1," ujar Fikri Aljauhari.

Selain itu, Fikri memberikan apresiasi tinggi kepada Camat Kecamatan Pino, yang dianggap sebagai camat paling aktif dengan membawa inovasi program Serbu Desa. 

Program ini memungkinkan desa-desa di Kecamatan Pino melakukan perbaikan infrastruktur secara mandiri melalui semangat gotong royong.

"Camat Kecamatan Pino ini merupakan Camat paling aktif, Kecamatan paling aktif, karena Kecamatan Pino ini punya inovasi Serbu Desa, satu-satunya di 11 Kecamatan di Bengkulu Selatan, Kecamatan yang bisa melaksanakan perbaikan infrastruktur desa secara mandiri dengan cara gotong royong," jelas Fikri Aljauhari.

BACA JUGA:500.000 Remaja Jadi Korban Eksploitasi Dunia Maya, Begini Cara TikTok Menjaga Keamanan Digital Remaja

BACA JUGA:Pengecer di Mukomuko Sambut Kembalinya Penjualan Gas Elpiji 3 Kilogram, Ini Responnya

Fikri menekankan bahwa keberhasilan program Serbu Desa tidak terlepas dari dukungan seluruh Kepala Desa di Kecamatan Pino. 

Kolaborasi antara camat dan kepala desa memungkinkan masyarakat untuk melakukan perbaikan infrastruktur seperti jembatan dan jalan tanpa menunggu bantuan dari pemerintah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait