HONDA

Detik-detik Pelaku Pembacokan di Bengkulu Selatan Ditangkap Kurang dari 12 Jam, 1 Balita Meninggal Dunia

Detik-detik Pelaku Pembacokan di Bengkulu Selatan Ditangkap Kurang dari 12 Jam, 1 Balita Meninggal Dunia

Detik-detik Pelaku Pembacokan di Bengkulu Selatan Ditangkap Kurang dari 12 Jam, 1 Balita Meninggal Dunia--Ist/Rakyatbengkulu.com

RAKYATBENGKULU.COM - Dalam waktu kurang dari 12 jam, Polres Bengkulu Selatan berhasil menangkap pelaku pembacokan brutal yang mengguncang warga Desa Tanjung Tebat Kecamatan Bunga Mas. 

Kecepatan dan koordinasi aparat menjadi kunci dalam mengakhiri pelarian pelaku sekaligus menenangkan keresahan masyarakat.

Pelaku bernama Jojon Noplen (33) warga desa setempat, sempat melarikan diri ke kawasan hutan setelah membacok tiga orang korban, yakni seorang ASN, Risi Wulandari (39) serta dua anaknya Nia Nabella (9) dan Al Fathir (2).

 Tragisnya, Al Fathir meninggal dunia, sementara ibunya dan sang kakak kini masih menjalani perawatan medis.

BACA JUGA:Efisiensi Berbuah Kesejahteraan, Pemerintah Salurkan BLT Rp30 Triliun ke 35 Juta KPM

BACA JUGA:Penghargaan KGIA 2025 Kukuhkan Bank Raya Sebagai Motor ESG Perbankan Digital

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu 19 Oktober 2025, sekitar pukul 14.30 WIB.

Salah seorang warga, Alwis Iswadi (49) menjadi saksi awal saat mendengar jeritan histeris dari arah rumah korban.

Korban Risi diketahui tengah menjemur pakaian di belakang rumah saat pelaku datang tiba-tiba dan langsung menyerang dengan senjata tajam.

Mendengar suara ibunya, kedua anak korban berlari ke arah belakang rumah, namun justru ikut diserang hingga mengalami luka berat.

Peristiwa ini segera dilaporkan ke pihak berwajib dengan laporan polisi nomor LP/B/153/X/2025/SPKT/POLRES BENGKULU SELATAN/POLDA BENGKULU. 

Tim gabungan dari Satreskrim Polres Bengkulu Selatan dan Polsek Manna langsung bergerak cepat melakukan pengejaran.

Pelarian Jojon berakhir Senin 20 Oktober 2025, sekitar pukul 00.30 WIB. 

BACA JUGA:Warga Bengkulu Tengah Dilibatkan Tentukan Nama Jalan, Upaya Angkat Sejarah dan Identitas Daerah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait