HONDA

Luka di Sekujur Tubuh, ART Diduga Dianiaya Majikan Oknum Polisi

Luka di Sekujur Tubuh, ART Diduga Dianiaya Majikan Oknum Polisi

 

BENGKULU, rakyatbengkulu.com - Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial YA (22) warga asal Kabupaten Bengkulu Utara, diduga jadi korban penganiayaan oleh majikannya sendiri yang diduga oknum polisi.

Korban yang telah bekerja sejak Desember 2021 kepada majikannya, melaporkan kejadian penganiayaan yang dialaminya ke Mapolres Bengkulu.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di kediaman majikan korban yang beralamat di Kelurahan Sumur Dewa, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. BACA JUGA: Dibully, Korban Pencabulan Oknum Polisi Berhenti Sekolah

Peristiwa ini terungkap setelah beberapa warga, menemui korban dan mendapati korban mengalami luka - luka akibat penganiayaan pada, Senin (6/6).

Dari sini, warga kemudian mengantarkan korban untuk melapor.

Diceritakan salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya, dugaan penganiayaan yang dialami korban diduga terjadi tak hanya sekali.

Korban dianiaya oleh sang majikan dan juga istri dari majikannya.

Tindakan penganiayaan yang didapati korban, berupa tindakan pemukulan hingga penyiraman yang diduga menggunakan air panas. BACA JUGA: Warga Perumahan Guru Lingkar Barat Tak Bisa Balik Nama, Komisi II Sidak ke Lokasi 

Ini berdasarkan pengakuan, yang didapatkan dari korban.

"Kalau pengakuan korban, dia ini sering dipukul dan disiram air panas sama majikannya ini.

Kalau dia cerita, ini karena dia terlambat bangun atau kerjanya terlampau lamban," ceritanya, Selasa (7/6).

Lanjutnya, sang istri majikan korban diduga merupakan oknum ASN.

Sedangkan suaminya diduga oknum polisi.

Tak hanya melakukan penganiayaan, namun kepadanya korban juga mengaku bahwa sudah beberapa bulan tidak menerima gaji sebagai ART di rumah tersebut.

Akibat penganiayaan, korban mengalami luka di bagian lengan dan memar di bagian badan.  

Lapor Polisi

Kemudian, beberapa warga sekitar yang prihatin dengan kondisi korban membantu mengantarkan korban untuk melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian. BACA JUGA: Perjalanan Dinas Dewan jadi Temuan BPK, Rp 1,2 M

Sementara itu, dari pantauan di lapangan dikabarkan korban telah dibawa ke kampung halaman oleh pihak keluarga.

Hingga berita ini diupdate, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atas dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan oknum anggota.

Peristiwa ini pun, sempat menjadi perhatian di media sosial. (tok)

Simak Video Berita 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: