HONDA

Tahukah Anda Cerita di Balik Hijauan Padang Arafah? Ternyata Berkat Presiden Indonesia Ini

Tahukah Anda Cerita di Balik Hijauan Padang Arafah? Ternyata Berkat Presiden Indonesia Ini

Ternyata berkat Presiden Indonesia ini adanya cerita di balik hijauan Padang Arafah.--Foto: Facebook.com/Sumarno

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Padang Arafah di Arab Saudi, suatu waktu, merupakan wilayah yang sangat kering dan terik.

Namun, saat ini, Padang Arafah telah berubah menjadi hijau berkat gagasan dan kontribusi dari Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Presiden Soekarno sendiri mengusulkan untuk menanam pohon di Padang Arafah agar jamaah haji dapat lebih nyaman dalam menjalankan ibadah mereka.

Pohon yang ditanam di Padang Arafah ini kini dikenal sebagai Pohon Soekarno.

BACA JUGA:Bolehkah Ikuti Puasa Arafah Arab Saudi ?

Pada tahun 1955, ketika Presiden Soekarno menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, ia melihat betapa tandusnya Padang Arafah membuat jamaah merasa panas dan lelah.

Inisiatif pun diambil oleh Presiden Soekarno untuk mengusulkan kepada Raja Arab Saudi, Saud bin Abdulaziz al-Salad, agar Padang Arafah ditanami pepohonan.

Ide brilian dari Presiden Soekarno tersebut mendapat dukungan dari Raja Saud, yang akhirnya menyetujui usulan tersebut.

Proses penanaman pohon di Padang Arafah dilakukan melalui proyek wakaf yang diprakarsai oleh Abdul Rahman Fakieh, seorang pengusaha Arab terkemuka saat itu.

BACA JUGA:Hubungan Bilateral Ekonomi Indonesia Terjalin Baik dengan Arab Saudi

Abdul Rahman dengan antusias mengawasi proyek tersebut, bahkan rutin meninjau lahan penanaman setelah salat Subuh.

Pohon yang ditanam bukan sembarang pohon, melainkan pohon mimba atau mindi. Presiden Soekarno sengaja memilih pohon yang kokoh, rindang, tahan terhadap cuaca ekstrem, dan tahan terhadap wilayah tandus.

Pohon mimba atau mindi (Melia Azedarach) dapat tumbuh baik di daerah beriklim tropis atau subtropis.

Pohon ini sering ditemukan di tempat kering, seperti pinggir jalan atau hutan terbuka, sehingga cocok untuk tumbuh subur di negara Arab Saudi, terutama di Padang Arafah yang tandus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: