HONDA

Harga Biji Kopi Kering Super Tembus Rp55.000 di Rejang Lebong

Harga Biji Kopi Kering Super Tembus Rp55.000 di Rejang Lebong

Harga Biji Kopi Kering Super Tembus Rp55.000 di Rejang Lebong--badri/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengumumkan bahwa harga jual biji kopi kering di daerah tersebut terus membaik. 

Kepala Distankan Rejang Lebong, Amrul Eby, menyatakan bahwa harga kopi berkualitas super telah mencapai Rp55.000 per kilogram. 

BACA JUGA:Mempercepat Penyembuhan Luka, Ini 7 Manfaat Daun Mangkoan, Mengandung Banyak Nutrisi Penting

Meskipun harga kopi telah meningkat secara signifikan, petani setempat diminta untuk tetap menjaga kualitas kopi yang dihasilkan.

Menurut Amrul Eby, kenaikan harga kopi tersebut merupakan sebuah berkah, terutama bila dibandingkan dengan harga pada bulan puasa Ramadhan tahun sebelumnya yang hanya berkisar Rp20.000 per kilogram. 

BACA JUGA:20 Desa di Rejang Lebong Belum Cairkan Dana desa dan Alokasi Dana Desa

''Faktor yang memengaruhi kenaikan harga kopi ini antara lain adalah penurunan produksi kopi secara global akibat cuaca ekstrem di beberapa negara penghasil kopi,'' ungkap Amrul Eby 

Amrul Eby juga mengingatkan para petani kopi untuk bijak dalam mengelola hasil kebun dan tidak terpengaruh oleh pola hidup konsumtif. 


Harga Biji Kopi Kering Super Tembus Rp55.000 di Rejang Lebong--badri/rakyatbengkulu.com

''Menabung hasil penjualan kopi yang tinggi diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih baik bagi para petani dalam menghadapi fluktuasi harga komoditas pertanian. Hal ini berbanding terbalik dengan harga sayuran menjelang lebaran idul Fitri 1445 H mengalami turun drastis,'' terang Amrul Eby 

Disebutkan Amrul Eby Harga komoditas sayuran menjelang lebaran ini justru menurun drastis.

BACA JUGA:Ersi Meninggalkan Keluarga dalam Kekhawatiran, Hingga Kini Tak Kunjung Kembali

Seperti jenis sayur sawi yang hanya Rp500 rupiah, cabai Rp30.000 untuk cabai halus, begitu juga dengan daun bawang atau loncang ditingkat petani dari harga Rp10.000 menjadi Rp5.000 setiap kilogram.

''Memang setiap tahunnya menjelang idul Fitri harga sayuran mengalami penurunan dan harga kembali akan stabil setelah hari raya,'' ujar Amrul Eby.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: