Rp33,5 Juta Hasil Penjualan Sawit Milik Pemkab BS Ternyata Digunakan Oknum Kabid untuk Kepentingan Pribadi
Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Sakimin Laip--Heru/Rakyatbengkulu.com
BENGKULU SELATAN, RAKYATBENGKULU.COM – Seorang oknum Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pertanian Bengkulu Selatan diduga telah menggunakan uang hasil penjualan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik Pemkab Bengkulu Selatan untuk kepentingan pribadi.
Total uang yang digunakan untuk tujuan tersebut mencapai Rp33,5 juta, yang tercium oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Bengkulu.
Tandan buah segar kelapa sawit tersebut merupakan hasil kebun milik Pemkab Bengkulu Selatan, yang pengelolaannya diserahkan kepada Dinas Pertanian.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, total uang yang tidak disetorkan ke Kas Daerah Pemkab Bengkulu Selatan mencapai Rp44,2 juta, dengan sekitar Rp33,5 juta diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oknum Kabid.
BACA JUGA:DLH Kota Bengkulu Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik dengan Teknologi Pirolisis
Terkait hal tersebut, kabarnya oknum Kabid mengklaim kepada BPK bahwa sejumlah uang yang tidak disetorkan digunakan untuk pembelian racun, upah pembersihan perkebunan, dan pembelian pupuk.
Sehingga, sisa dana sekitar Rp33,5 juta dianggap sebagai penggunaan pribadi oleh oknum Kabid tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh, panen TBS kelapa sawit milik Pemkab Bengkulu Selatan dilakukan setiap dua minggu sekali.
Harga jual TBS ini disesuaikan dengan harga yang ditetapkan oleh pihak toke (pedagang).
Setelah penimbangan hasil panen, pembayaran dilakukan secara tunai atau melalui transfer ke rekening pribadi oknum Kabid yang bersangkutan.
Setelah kasus ini terungkap oleh BPK, sejumlah uang yang digunakan untuk kepentingan pribadi diminta untuk segera dikembalikan ke Kas Daerah.
BACA JUGA:Heboh! Isu Penculikan Anak Libatkan ODGJ Mencuat di Bengkulu Selatan, Ini Kata Pihak Terkait
BACA JUGA:BAZNAS Kota Bengkulu Gantikan Khitan Massal dengan Program Khitan Every Day, Ini Keuntungannya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

