HONDA

Karena Hal Ini, Tiga Calon Jamaah Haji Rejang Lebong Terancam Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Karena Hal Ini, Tiga Calon Jamaah Haji Rejang Lebong Terancam Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Rejang Lebong, M. Adityawarman Budi--Badri/rakyatbengkulu.com

Jika kondisi mereka memungkinkan, keberangkatan bisa tetap dilakukan dengan pendampingan medis khusus. Namun, jika risiko kesehatan dianggap terlalu tinggi, keberangkatan mereka bisa ditunda hingga kondisi mereka membaik.

"Kami berharap ada solusi terbaik bagi para jamaah ini, baik melalui penanganan medis maupun kebijakan lain yang memungkinkan mereka tetap bisa berangkat," tambah Adityawarman.

Sementara itu, persiapan calon jamaah haji lainnya di Rejang Lebong terus berjalan lancar, termasuk penyelesaian dokumen administrasi serta manasik haji sebagai pembekalan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

"Secara administrasi, semuanya hampir rampung dan hanya tinggal beberapa hal kecil yang perlu diselesaikan," demikian Adityawarman.

BACA JUGA:Dukung Program Pusat, 17 Puskesmas di Mukomuko Sediakan Layanan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga

BACA JUGA:Camat Kedurang Keluhkan Minimnya Akses Perbankan di Kecamatan, Warga Harus Tempuh Jarak 35 KM

Pada musim haji 2025/1446 Hijriah, Kabupaten Rejang Lebong menerima kuota haji sebanyak 230 orang, terdiri dari sembilan orang kuota haji khusus lansia dan 221 kuota haji reguler. 

Saat ini, 214 calon jamaah haji sudah mengurus paspor, sementara 16 orang lainnya masih belum mengurus pembuatan paspor dan diimbau untuk segera melengkapinya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: