Panen Raya Pertama di Bengkulu Utara Tak Sepenuhnya Sukses, Hasil Turun 50 Persen

Kondisi pasca panen raya pertama di kawasan persawahan Kemumu Kecamatan Arma Jaya dan Arga Makmur--dok/KORANRB.ID
BACA JUGA:Tips Ampuh Hilangkan Noda Kunyit di Tangan dengan Mudah!
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Bengkulu Utara, Abdul Hadi, SP, mengonfirmasi adanya serangan hama tikus di beberapa titik lahan di kawasan persawahan Kemumu.
Ia mengakui kerusakan tersebut, namun menekankan bahwa tidak semua kawasan persawahan mengalami masalah serupa.
"Memang tidak semua kawasan, karena petani sempat melakukan pengusiran hama, hanya saja memang ada beberapa bagian sawah yang rusak akibat hama tikus tersebut," jelas Abdul Hadi.
Meski demikian, petani sudah mulai menjual hasil panennya, baik berupa gabah kering panen maupun gabah kering giling.
Selain menjual kepada tengkulak, mereka juga memiliki banyak opsi lain, seperti melalui koperasi petani atau langsung ke Bulog.
BACA JUGA:Mengoptimalkan Metabolisme: Rekomendasi Minuman untuk Mengencerkan Lemak Perut
BACA JUGA:Punya Nama yang Cantik, Rizky Febian dan Mahalini Sambut Bahagia Kelahiran Putri Pertama
"Harga juga saat ini cukup bagus, Rp 5.300 per kilo, meskipun masih di bawah harga beli pemerintah," pungkas Abdul Hadi.
Kedepan, diharapkan pemangku kepentingan dapat lebih memperhatikan pengendalian hama dan peningkatan hasil pertanian untuk mendukung kesejahteraan petani di Bengkulu Utara.
Berita ini sudah tayang di KORANRB.ID berjudul: Hasil Panen Raya Sawah Kemumu Bengkulu Utara Turun Drastis, Ini Penyebabnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: