Pertamina Bantah Tuduhan Oplosan BBM, Tegaskan Pertamax Sesuai Spesifikasi
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso memberikan keterangan soal tuduhan pertamax oplosan--instagram/fadjarsantoso
RAKYATBENGKULU.COM - PT Pertamina (Persero) menanggapi serius tuduhan terkait adanya bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang dicampur atau dioplos dengan Pertalite.
Dalam pernyataan resmi, perusahaan minyak negara ini membantah keras tudingan tersebut dan memastikan bahwa Pertamax yang beredar di masyarakat sudah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menjelaskan bahwa narasi terkait oplosan yang beredar tidak sesuai dengan penjelasan yang disampaikan oleh Kejaksaan Agung.
"Narasi oplosan itu tidak sesuai dengan apa yang disampaikan kejaksaan," terang Fadjar Djoko Santoso dikutip Antaranews.com.
BACA JUGA:6 Cara Efektif Membersihkan Wajah Gosong dengan Bahan Alami
Menurut Fadjar, pemaparan dari Kejaksaan Agung mengenai isu ini mengalami kesalahpahaman.
Ia menegaskan bahwa yang dipermasalahkan oleh pihak kejaksaan adalah pembelian bahan bakar dengan nilai oktan (RON) 90 dan 92, bukan proses pengoplosan Pertalite menjadi Pertamax.
Fadjar memaparkan, RON 90 adalah jenis BBM yang memiliki nilai oktan sebesar 90, dan pada produk Pertamina, RON 90 adalah Pertalite.
Sedangkan RON 92 adalah Pertamax, yang memiliki kualitas lebih tinggi.
"Yang menjadi masalah adalah pembelian RON 90 yang diklaim sebagai RON 92," jelasnya, menambahkan bahwa produk Pertamax yang sampai ke masyarakat tetap sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan.
Dalam kesempatan tersebut, Fadjar juga menegaskan bahwa lembaga yang berwenang untuk memeriksa kesesuaian produk adalah Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), yang berada di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
BACA JUGA:Hubungan Megawati dan Prabowo Tetap Baik, PDI Perjuangan Tegaskan Sikap soal Retret Kepala Daerah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

