TNI Tegaskan Komitmen Lindungi Tenaga Pendidik dan Kesehatan Usai Serangan OPM di Yahukimo

Pasca-serangan brutal yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM)--Dok/antaranews.com
RAKYATBENGKULU.COM - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan dukungannya dalam upaya pemulihan situasi pasca-serangan brutal yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap tenaga pendidik dan kesehatan di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat (21/3).
Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan bahwa TNI berkomitmen untuk selalu melindungi masyarakat, terutama tenaga pendidik dan kesehatan yang bertugas di daerah terpencil.
“TNI telah mengerahkan personel untuk mengevakuasi korban, mengamankan wilayah, dan mendukung pemulihan situasi pascatindakan biadab dan pengecut dari OPM,” kata Kristomei dikutip dari ANTARANEWS.COM, Minggu (24/3).
BACA JUGA:Jelang Laga Krusial Kontra Bahrain, Rizky Ridho: 'Jangan Banding-Bandingkan Pemain'
BACA JUGA:Perkuat Jaminan Sosial, Bupati Bengkulu Utara Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
Menurutnya, serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok OPM pimpinan Elkius Kobak. Kelompok ini sebelumnya meminta sejumlah uang kepada para tenaga pengajar, namun karena permintaan itu tidak dipenuhi, mereka melakukan tindakan kekerasan.
“Karena permintaan tersebut tidak dipenuhi, kelompok ini melakukan aksi kekerasan pembunuhan, dan menganiaya enam orang guru, membakar gedung sekolah dan rumah guru, serta menimbulkan ketakutan di masyarakat,” tuturnya.
Sebagai respons cepat, TNI bersama aparat terkait telah berhasil mengevakuasi 42 tenaga pengajar dan tenaga kesehatan dari Yahukimo ke Jayapura.
BACA JUGA:DPRD Seluma Siapkan Rp 2,3 Miliar untuk Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan
Kristomei menegaskan bahwa kehadiran tenaga pendidik dan kesehatan di Papua sangat vital bagi kemajuan dan masa depan masyarakat setempat.
“Keberadaan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di Papua sangat penting bagi kemajuan dan masa depan masyarakat setempat,” ucapnya.
Selain mengevakuasi korban, TNI juga meningkatkan pengamanan di wilayah-wilayah rawan guna mencegah terulangnya serangan serupa.
TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan lainnya untuk menindak tegas para pelaku kekerasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: