HONDA

Jelang PSU, Logistik Pilkada Bengkulu Selatan Dikawal 250 Personel Gabungan

Jelang PSU, Logistik Pilkada Bengkulu Selatan Dikawal 250 Personel Gabungan

Polres Bengkulu Selatan Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pendistribusian Logistik untuk PSU--Heru/Rakyatbengkulu.com

BENGKULU SELATAN, RAKYATBENGKULU.COM – Guna memastikan kelancaran dan keamanan selama proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024, Polres Bengkulu Selatan menggelar apel pergeseran pasukan untuk pengamanan pendistribusian logistik KPU ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah tersebut, Kamis 17 April 2025.

Sebanyak 250 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan distribusi logistik ke 330 TPS yang tersebar di Kabupaten Bengkulu Selatan. 

Dari jumlah tersebut, 319 TPS dikategorikan sebagai kurang rawan, 4 TPS rawan, dan 7 TPS tergolong sangat rawan.

"Jumlah personel yang dilibatkan dalam pengamanan pengiriman logistik ini sebanyak 250 personel, yang terdiri dari 204 Anggota PAM TPS, Koordinator PAM Wilayah, Pamatwil Polsek dan Padal Kecamatan serta 46 personel Kodal dan Satgas Operasi," ujar Kabag Ops Polres Bengkulu Selatan, Kompol Andri Anwar, S.H., M.M.

BACA JUGA:Misteri Dua Bocah SD Hilang di Bengkulu, Pemkot Bentuk Satgas Pencarian dan Bangun Posko Khusus

BACA JUGA:Berkat Program Klasterkuhidupku BRI, Klaster Usaha Tenun Ulos Ini Sukses Bangkit dan Berdayakan Kaum Wanita

Dalam arahannya, Kompol Andri Anwar menekankan pentingnya pengamanan menyeluruh, mulai dari petugas KPPS hingga perlengkapan logistik Pilkada yang digunakan saat PSU. 

Ia meminta agar seluruh personel siap secara fisik dan mental serta menjaga netralitas dalam pelaksanaan tugas.

"Siapkan fisik dan mental dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi, perkokoh kerja sama yang harmonis dengan seluruh penyelenggara pemilu. Anggota Polri jaga komitmen dan netralitas serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dalam penyelenggaraan Pilkada," imbau Kompol Andri.

Ia juga mengingatkan para Perwira Pengendali untuk memberikan arahan jelas sebelum anggota bertugas, serta mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku agar terhindar dari kesalahan prosedural dalam pengamanan.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait