Seluma Percepat Vaksinasi PMK, Sisa 204 Dosis Fokus Lindungi Ternak Sehat
Seluma Percepat Vaksinasi PMK, Sisa 204 Dosis Fokus Lindungi Ternak Sehat--Foto KORANRB.ID
RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Seluma terus gencar melaksanakan vaksinasi untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak.
Hingga kini, sisa vaksin PMK di Seluma hanya tinggal 204 dosis, yang akan digunakan untuk menyuntikkan sapi dan kerbau yang masih sehat guna menghindari potensi penularan virus tersebut.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Seluma, Hendry Aritonang, mengungkapkan bahwa vaksin yang tersisa akan segera dialokasikan untuk hewan yang belum terjangkit PMK.
“Vaksin PMK masih ada sedikit, ini akan segera kami realisasikan,” katanya pada Senin 20 Oktober 2025, dikutip KORANRB.ID.
BACA JUGA:Konfercab PDI Perjuangan: Dodi Sukardi Pimpin DPC PDIP Kota Bengkulu
Hendry menambahkan bahwa hingga Oktober 2025, 2.396 ekor ternak di Seluma telah menerima vaksin PMK, yang mencapai 92 persen dari target vaksinasi yang ditetapkan sebesar 2.600 ekor tahun ini.
“Vaksinasi kami fokuskan pada sapi yang kondisinya sehat sebagai langkah pencegahan penularan. Saat ini progres sudah mendekati 100 persen,” sambungnya.
Selain vaksinasi, Dinas Pertanian Seluma juga mengintensifkan upaya edukasi kepada para peternak untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan PMK.
Virus ini tidak hanya menyebar melalui kontak langsung antarhewan, tetapi juga bisa tertular lewat kebersihan kandang yang buruk dan lalu lintas hewan dari luar daerah yang tidak melalui karantina.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Mutasi 49 Pejabat untuk Tingkatkan Kinerja, 2 Pejabat Resmi Jadi Kepala Dinas
BACA JUGA:Konferda PDIP Bengkulu ke-VI, 5 Nama Bersaing Jadi Ketua DPD
“Kami terus mengingatkan agar peternak menjaga sanitasi kandang dan waspada terhadap lalu lintas hewan yang keluar-masuk wilayah. Jika ada ternak dari luar, segera laporkan agar bisa diawasi,” jelas Hendry.
Meskipun vaksinasi hampir selesai, Dinas Pertanian Seluma akan terus melakukan pemantauan rutin untuk memastikan bahwa kesehatan ternak tetap terjaga dan wabah PMK dapat terkendali dengan baik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

