Harga Pangan di Bengkulu Merangkak Naik Saat Ramadhan, Satgas Pangan Polresta Bengkulu Pastikan Stok Aman
Harga Pangan di Bengkulu Merangkak Naik Saat Ramadhan, Satgas Pangan Polresta Bengkulu Pastikan Stok Aman--Dok/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Menjelang hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah, harga sejumlah bahan pangan di Kota Bengkulu mulai mengalami kenaikan.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga yang tak terkendali, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polresta Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional, Sabtu 1 Maret 2025 sore.
Sidak yang dimulai sejak pukul 14.30 WIB ini menyasar beberapa titik utama, di antaranya Pasar Barukoto, Pasar Minggu, Pasar Panorama dan Pasar Pagar Dewa.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa beberapa komoditas pokok mengalami kenaikan harga, meski masih dalam kategori wajar.
Kenaikan tersebut meliputi harga telur yang naik dari Rp 58 ribu menjadi Rp 60 ribu per karpet, daging sapi yang melonjak dari Rp 130 ribu menjadi Rp 140 ribu per kilogram, serta beras SPHP yang naik dari Rp 62 ribu menjadi Rp 63 ribu per 5 kilogram.
BACA JUGA:Self-Recharge Saat Ramadan: Tips Jaga Kesehatan Mental & Fisik Selama Puasa
BACA JUGA:Reskan Efendi Diisukan Maju di PSU Bengkulu Selatan, Rifai Tajudin Beri Tanggapan Bijak
Daging ayam juga mengalami kenaikan dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram, sementara bawang dari Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram.
Kasubnit Tipidter Polresta Bengkulu, IPDA Palti Silalahi, menyatakan bahwa kenaikan harga ini masih dalam batas normal dan diprediksi akan terus terjadi hingga mendekati hari raya Idul Fitri.

--
“Kita pantau memang ada kenaikan harga, tetapi masih dalam taraf wajar dan dapat dimaklumi, mengingat permintaan yang meningkat selama Ramadhan,” ujarnya.
Selain memastikan kestabilan harga, Satgas Pangan juga mengecek ketersediaan stok pangan di pasaran.
Berdasarkan hasil sidak, stok bahan pokok di Kota Bengkulu masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lebaran.
“Untuk stok pangan, sejauh ini masih aman dan diperkirakan mencukupi hingga setelah Idul Fitri,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

